Para pejuang lalu berlindung menuju Alam Roh di Desa Paku Alam, Lokbaintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang merupakan markas pejuang Banjar.
Menurut H Hermansyah, peringatan perjuangan masyarakat Kota Banjarmasin ini dan hari Pahlawan Nasional ini, diharapkan bisa menjadi ajang untuk mempererat persatuan dan tali silaturahim.
Terlebih, lanjutnya, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, semua komponen juga harus bersatu melakukan perlawan, sehingga virus mematikan itu hengkang dari Negara Indonesia, khususnya Kota Banjarmasin.
“Mari kita bersatu padu memberantas pandemi ini, sehingga tidak ada lagi di Kota Banjarmasin,” ajaknya, usai mengikuti peringatan Hari Pahlawan.
Selain itu, H Hermansyah juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan ini sebagai momentum pemulihan ekonomi.
Ia berharap, generasi muda kota ini bisa meneruskan cita-cita para pahlawan tersebut, dengan cara bersatu dalam membangun Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, agar lebih baik dan sejahtera. “Mari kita bersatu membangun Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, agar lebih baik lagi, sejahtera masyarakatnya, ini salah satu yang dicita-citakan para pahlawan kita,” pungkasnya.
Sementara itu, Kombes Pol Rachmat Hendrawan mengatakan, seluruh elemen masyarakat agar tetap bersemangat dalam mengisi kemerdekaan. “Hari Pahlawan di tengah pandemi ini tidak boleh menyurutkan semangat kita, semangat kebangsaan, semangat para pahlawan yang telah mendahului kita,” ucapnya.
Perwira dengan tanda pangkat tiga melati di pundak ini pun berpesan, agar generasi muda selalu ingat dengan sejarah yang telah ditorehkan para pejuang kemerdekaan.
Penulis : Ahmad Yani



















