Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah berupaya memenuhi persyaratan dalam rangka pengusulan Unesco Global Geopark (UGG).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Nurul Fajar Desira, mengatakan ada tiga syarat yang harus dipenuhi dalam pengusulan UGG, yang mana harus paling tidak mencantumkan 3 bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Perancis.
“Memiliki pusat informasi tentang Geopark itu sendiri. Terakhir memiliki Geosite dan ini merupakan prioritas utama Pemprov Kalsel untuk membenahi serta menatanya,” bebernya, Rabu (11/11).
Dirinya menjelaskan wilayah Tahura sampai Sultan Adam termasuk kawasan luas, tedapat Hutan Kahung, Waduk Riam Kanan, Matang kaladan.
Lanjutnya, karena disitu terdapat Geosite Serpentinite Forest Park di Tahura Mandiangin. Ini cuma ada 3 didunia yakni Kalsel, Papua dan Himalaya. Yang mana jenis bebatuaan ini berada dikerak dasar laut dengan kedalaman 6000 meter dan terangkat ketika kejadian tumbukan antara benua Autralia dan benua Asia yang kemudian ditumbuhi hutan.
Adapun Tahura Mandiangin terdapat Geosite Serpentinite Forest Park, yang mana hal tersebut hanya terdapat tiga dunia, yakni Kalimantan Selatan, Papua, dan Himalaya.
Lanjutnya, wilayah tersebut memiliki jenis bebatuan yang berada dikerak dasar laut dengan kedalaman 6000 meter dan terangkat ketika kejadian tumbukan antara benua Autralia dan benua Asia yang kemudian ditumbuhi hutan



















