Jelang Akhir Tahun, 5 Hal yang Perlu Dilakukan pada Keuangan Anda

  1. Membuat RAPBK dan NKK

Ini dilakukan bagi keluarga yang belum memiliki pembukuan sama sekali dan baru mau memulainya. Momentum akhir tahun atau tahun baru sangat pas, mempermudah mengingat untuk review dan revisi di tiap tahun. RAPBK dimulai berdasarkan riwayat keuangan minimal tiga bulan ke belakang, jika lupa ambil rata-rata tertinggi untuk pengeluaran konsumsi dan terendah untuk simpanan/investasi. Kolom RPBK hampir sama dengan pembukuan pendapatan, pengeluaran.

Jika dahulu diajarkan pendapatan dikurangi pengeluaran sama dengan nol maka dalam RAPBK ini pendapatan dikurangi pengeluaran harus ada sisa, atau bahkan lebih baik pendapatan dikurangi simpanan atau investasi, sisanya untuk pengeluaran lainnya.

Secara sederhana, 10% pendapatan untuk dana sosial, 20% untuk investasi, 30% untuk angsuran-angsuran, dan 40% sisanya untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Pos liburan akhir tahun termasuk belanja sale alias diskonan bisa dianggarkan dari kebutuhan rumah tangga dengan menyimpan setiap bulan.

NKK atau neraca keuangan keluarga merupakan pembukuan antara kekayaan atau aset yang dimiliki dengan kewajiban atau utang sehingga akan diketahui berapa kekayaan bersih yang dimiliki.

Nah, beberapa review ini bisa dijadikan tips untuk menyelamatkan keuangan di tahun berikutnya. Dalam perencanaan keuangan pada prinsipnya, “pisahkan antara kebutuhan dan keinginan, kebutuhan harus dipenuhi, keinginan harus dimanajemen”.

Makan itu kebutuhan, tapi mau makan apa itu keinginan. Dalam hal kesulitan membuat perencanaan keuangan sendiri, Anda bisa menggunakan bantuan profesional, financial planner, atau ikut kelas-kelas pelatihan yang diselenggarakan atau membaca tips-tips keuangan.

Pos terkait