Pada kesempatan ini, Ir. Cecep Sadikin selaku praktisi pertanian juga memperkenalkan teknologi
tepat guna untuk perontok padi, yang mana alat ini terbuat dari bahan daur ulang yakni kayu bekas.
Selanjutnya, Cecep juga memperagakan cara mesin penggiling padi yang diberikan oleh Bank Kalsel, dimana dengan adanya mesin ini akan menghasilkan padi dengan kualitas yang baik tentunya akan mempermudah kinerja para petani.
Acara ini merupakan wujud komitmen Bank Kalsel sebagai upaya mendukung pemerintah daerah dalam pemberdayaan petani dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Selatan, selama pandemi maupun pasca pandemi.
Tentunya, dalam pelaksanaan acara ini tetap memperhatikan protokol Kesehatan dan menerapkan social distancing untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
Penulis : Aditya
Sumber : Bank Kalsel




















