Dr,Ida Komalasari menambahkan kehadiran Rumah Tahfiz Al-qur’an, Daarul Ilmi sendiri sebagai bagian dari kepedulian mereka dari kalangan akademisi. Salah satu misi mereka adalah mengajak ibu-ibu ikut belajar membaca Alquran dan bisa menghafal Al-quran seperti halnya yang dilakukan generasi muda Qur’ani. Karena itulah untuk rumah tahfiz yang mereka kelola, santri juga terbuka untuk kalangan dewasa.Ibu-ibu pun termotivasi bisa hafal Qur’an seperti halnya anak dan cucu mereka.
“ Harapannya tak hanya anak-anak, remaja, yang lansia termasuk ibu-ibu bisa menjadi penghafal Al-qur’an yang baik tentunya sesuai metode DAQU. Harapan kami melalu Rumah Tahfidz Darul Ilmi, nantinya menghasilkan santri-santri penghafal Qur’an, dengan demikian akan bermanfaat bagi dirinya, dan orang tuanya, termasuk untuk ummat,” jelas Ida Komalasari.
Kehadiran Rumah Tahfiz Al-quran Daruul Ilmi sendiri menambah kabar baik dengan perkembangan rumah Tahfiz di Banjarmasin. Bahkan Walikota Banjarmasin, H.Ibnu Sina menyambut baik kehadiran rumah para pencetak kader-kader penghafal terbaik Alqur’an ini. Ini merupakan wadah aktivitas menghafal Al-Quran, mengamalkan, dan membudayakan nilai-nilai Al-Quran.



















