Panitia Pertimbangan Landreform Gelar Sidang di Gedung Sarantang Saruntung Pelaihari

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Pelaihari- Dalam rangka tindak lanjut dari laporan penelitian lapang redistribusi tanah yang dilaksanakan pada 27 s/d 29 Mei 2020 lalu, maka digelar sidang panitia pertimbangan landreform program retribusi tanah yang bertempat di Gedung Sarantang Saruntung Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala). ( 19/6 )

Turut berhadir Bupati Tala H. Sukamta, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tala Syamsu Wijana, Wakapolres Tala Fauzan Arianto, Dandim 1009/Plh Adi Yoga Susetyo serta Sekretaris Daerah Tala Dahnial Kifli.

Kepala BPN Tala Syamsu Wijana yang juga selaku Wakil Ketua Panitia Pertimbangan Landreform mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut dapat disimpulkan bahwa tanah yang dimohon merupakan tanah-tanah yang telah dikuasai masyarakat sebanyak 1.200 bidang dan berlokasi di delapan desa di Tala yakni Desa Kandangan Lama, Kandangan Baru, Batu Tungku, Batu Mulya, Raden, Sungai Bakau, Handil Birayang Atas dan Handil Birayang Bawah.

BACA JUGA:  Atasi Kekumuhan Kota, Pemkot Banjarmasin Siapkan Rp 109 M

Eksistensi tanah yang dimohonkan pun adalah tanah pertanian, berada diluar area kawasan hutan, HGU dan hak-hak atas tanah lainnya serta tidak dalam keadaan sengketa, baik batas batasnya maupun kepemilikannya dengan pihak manapun.

Lebih lanjut ia melaporkan, redistribusi tanah di Kabupaten Tala yang semula ditargetkan sebanyak 3.003 bidang, kini hanya mencukupi sebanyak 1.200 bidang dikarenakan penghematan anggaran untuk Covid-19.
“Mudah-mudahan sisanya dan tambahannya bisa kita laksanakan ditahun 2021,” ujarnya.

Pos terkait