Panitia Pertimbangan Landreform Gelar Sidang di Gedung Sarantang Saruntung Pelaihari

  • Whatsapp

Sementara itu Bupati Tala H. Sukamta mengatakan bahwasanya redistribusi tanah menjadi salah satu program pembangunan yang sangat penting bagi masyarakat, sebab redistribusi tanah merupakan bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Menurut Sukamta, saat ini masih banyak masyarakat yang tidak memiliki tanah atau ada yang mengerjakan tanah namun tidak mempunyai alas hukum yang jelas.

Sukamta mengharapkan redistribusi tanah benar-benar menjadi salah satu upaya untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sekaligus mendorong usaha ekonomi masyarakat Tala. Oleh karenanya, Sukamta beranggapan bahwa tak cukup hanya sebatas redistribusi dan menerima sertifikat semata namun juga harus ada tindak lanjut dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ataupun instansi di Tala. Sehingga redistribusi tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata ditengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Paman Birin Hadiri Puncak Peringatan Hari Jadi HSS ke 69

Sukamta menjelaskan maksud dari redistribusi tanah sebenarnya adalah agar masyarakat memiliki sertifikat yang kemudian bisa dijaminkan ke bank untuk pengembangan usaha mereka.
“Jangan sampai setelah menerima sertifikat, tanahnya langsung dijual,” ujarnya.

Ia pun menyadari dengan adanya sertifikat tanah maka akan terwujud tertib pertanahan di Kabupaten Tala sehingga kasus-kasus pertanahan dimasa depan semakin menurun. Terlebih kasus sengketa lahan di Tala cukup tinggi apalagi dengan masuknya berbagai investasi di Kabupaten Tala yang berpotensi memicu sengketa pertanahan yang lebih besar lagi.

Pada kesempatan itu pula turut diserahkan sertifikat Barang Milik Negara (BMN) oleh Kepala BPN Tala Syamsu Wijana kepada Bupati Tala H. Sukamta.

BACA JUGA:  Warga Balangan Keluhkan Bantuan Usaha yang Tak Kunjung Tiba

Penulis : Tony Widodo

Pos terkait