Ketua Harian GTPP Covid-19 Kalsel Abdul Haris Makkie mengungkapkan bahwa intervensi dilakukan pemprov tidak dalam kontek masuk pada wilayah di kabupaten atau kota yang memiliki otonomi sendiri.
“Tetapi hanya kontek melakukan koordinasi ketika terjadi sesuatu, ada persoalan yang tidak tepat dan menjadi tanggung jawab bersama atau provinsi,” ungkap Haris.
Ditambahkannya, Virus ini kita tidak tahu kapan berkahirnya vaksin belum ditemukan, larut dalam penanganan dan tidak memiliki target.
Dikatakannya untuk skenario bulan Juni tracing dan tracking dari kasus konfirmasi Covid-19 yang akan mengakibatkan pelonjakan kasus yang signifikan.

” Sehingga bulan Juli akan melakukan skenario treatment dan setelah itu menurun dan hilang. Harapannya setelah bulan Agustus kurva dari kasus Covid-19 akan melandai dan mengalami penurunan,” harap Haris.
Penulis : Tony Widodo



















