Haris Makie : Mari Bergerak Perangi Covid-19

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Amuntai-Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Abdul Haris Makkie, menyebut melalui koordinasi dan pendekatan tiap-tiap Kabupaten diharapkan nantinya Kalsel tidak ada ledakan kasus positif Covid-19.

Hal tersebut seperti diungkapkan H Abdul Haris saat menggelar monitoring evaluasi (monev) tim gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajarannya saat tiba di Kantor BPBD Kabupaten HSU. Senin (25/5) malam.

Kunjungan monev tim gugus Covid-19 Provinsi Kalsel yang terbilang singkat ini sendiri disambut Kepala BPBD HSU  Sugeng Riyadi, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Agus Fidliansyah, Wakapolres HSU Kompol Irwan, beserta jajaran,  Dandim Amt Blg Letkol Inf Ahmad Ali Satiyadi beserta jajaran, Kepala Satpol PP Jumadi, Kepala Dinas Sosial HSU H. Rizali Eswansyah dan Dirut RSUD-Pambalah Batung Amuntai

BACA JUGA:  Pemprov Kalsel Membatasi Arus Orang Luar

Sementara tim gugus prov Kalsel, , H Abdul Haris juga didampingi Kadinkes Prov Kalsel H. M Muslim, Kabag DaLops BIRO OPS Polda Kalsel AKBP Rahmad Budi   Kasrem 101 Antasari Letkol INF Bahrodin beserta jajaran tim gugus tugas Covid-19 provinsi Kalsel lainnya.

Abdul Haris dalam arahannya menekankan akan pentingnya koordinasi tiap daerah kabupaten/kota di Kalsel dalam menghadapi bersama sama masalah pandemi Covid-19 ini

” Ini adalah tunggug jawab kita, pemerintah tidak boleh diam, pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat, itulah yang gubernur tekankan kepada kami, tidak ada waktu untuk santai, kita harus bergerak, kita harus menyelesaikan ini semua bersama-sama,” tegasnya seraya menambahkan mari bersama bergerak memerangi corona .

BACA JUGA:  Tidak Bayar UMP, Perusahaan di Kalsel Akan Didenda

Selain itu, Haris mengharapkan Kabupaten kota di Kalsel bersama sama, menyelesaikan masalah Covid-19 baik terhadap dampak sosial dan ekonomi.

” Agar ketika kita selesaikan pada puncaknya, kita turunnya sama-sama, jangan sampai ada beberapa daerah sudah turun melandai, namun ada daerah yang muncul kasus baru, itu yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

 

Reporter : Darma Setiawan

Editor : Aditya

Pos terkait