Djoko pribadi menilai PT KCI akan mengikuti aturan pemerintah soal pelaksanaan PSBB. Namun, ia menyayangkan karena masih banyak masyarakat berkegiatan di luar rumah selama PSBB
“Sebenarnya yang harus dihentikan adalah kegiatannya, dan bukan transportasi,” ucap dosen Unika Soegijapranata tersebut
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebelumnya mengatakan jika operasional KRL Commuterline di wilayah Jabodetabek akan disetop sementara mulai 18 April. Penghentian sementara dilakukan setelah PSBB di wilayah Banten resmi ditetapkan.
Pria yang akrab disapa Emil itu menyebut, penghentian operasional KRL baru dilakukan pada 18 April mendatang karena menunggu pelaksanaan PSBB di wilayah Tangerang Raya.
Sementara itu saat dikonfirmasi ke operator KRL, VP Komunikasi PT KCI Ernie Sylviane Purba mengatakan pihaknya telah mengetahui usulan dari lima kepala daerah terkait penghentian sementara operasional KRL.
“Masih dilakukan pembahasan terkait usulan tersebut,” kata Ernie melalui pesan singkat kepada wartaniaga.com, Kamis (16/4).
Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor,Dedie A Rachim sendiri meragukan efektivitas pelaksanaan peraturan yang telah dibuat pemerintah untuk membatasi jumlah penumpang bisa berjalan efektif selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Melihat kenyataannya bagaimana mungkin, karena kalau mengikuti protokol, satu gerbong diisi maksimal 50 persen, tapi operasionalnya di Bogor berangkat, di Citayam ada penumpang, Bojong Gede, dan seterusnya, apa itu bisa memenuhi hal itu,” Dedie, Rabu (15/4) malam.
Wilayah Jabodetabek akan lengkap melaksanakan PSBB secara keseluruhan pada 18 April mendatang. Setelah DKI Jakarta melaksanakan lebih dulu pada 10 April lalu, wilayah Bogor-Depok-Bekasi melaksanakannya mulai 15 April 2020. Kemudian, wilayah Tangerang Raya akan melaksanakannya mulai 18 April mendatang.
Reporter : Mamay
Editor : Riki
Foto : Ist



















