Kondisi ini menyita perhatian Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin meminta produsen dan konsumen minyak global untuk mengatasi pasar minyak yang mengalami tekanan.
Sementara, Trump mengeluh bahwa harga minyak yang lebih murah daripada air telah merugikan industri. Tak hanya itu, Trump mengundang beberapa eksekutif industri energi, termasuk kepala eksekutif Exxon Mobil dan Chevron Corp dalam sebuah pertemuan pada Jumat (27/3).
Mereka membahas kemungkinan pengenaan tarif impor minyak dari Arab Saudi.
Sebelumnya, OPEC gagal menyepakati potongan produksi karena Rusia menolak untuk memangkas produksi. Imbasnya, Arab Saudi justru meningkatkan produksi dan diperkirakan menghasilkan lebih banyak pada April mendatang.
Reporter : Mamay
Editor : Ricky
Foto : Idhad Zakaria




















