Wartaniaga.Com,Jakarta- Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) DKI Jakarta Eka Setiawan mengatakan bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi DKI selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) belum menyasar penyandang disabilitas terdampak pandemi virus corona (Covid-19).
“Penyandang disabilitas Jakarta yang terdampak darurat Covid-19 tidak kebagian bantuan sosial pemerintah yang dibagikan dalam bentuk sembako pada tahap awal ini,” kata Eka dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4).
Eka mengatakan banyak tuna netra yang terdampak akibat penerapan PSBB di Jakarta. Para tuna netra yang mayoritas menjadi tukang pijat otomatis tak bisa melakukan pekerjaannya karena aturan physical distancing saat ini.
Ia pun menyayangkan Pemprov DKI belum mendata penyandang disabilitas sebagai penerima bansos kebutuhan pokok selama PSBB ini. Padahal, penyandang disabilitas adalah kelompok rentan di tengah pandemi virus corona.
“Dalam kondisi darurat seperti ini, cara pandang bahwa ada kelompok rentan, yaitu penyandang disabilitas miskin yang terdampak secara ekonomi oleh darurat Covid-19 justru belum ada di list mereka,” ujarnya.
Eka mengaku pihaknya sejak awal sudah mengingatkan agar Pemprov DKI tidak menggunakan prosedur atau cara yang biasa dalam menangani kondisi darurat.



















