Untuk waktu penyelenggaraan Formula E setelah ditunda, Anies menyebut hal tersebut akan diatur selanjutnya dengan melihat perkembangan dan situasi. Pemprov DKi juga akan memantau perkembangan penularan di berbagai negara dunia karena balap Formula E ini merupakan pergelaran dunia yang dihadiri oleh wisatawan internasional.
“Kondisi itu terlalu besar risiko bagi warga Jakarta bila dibandingkan keuntungan ekonomi, di mana banyak wisatawan asing dengan potensi penularan Covid-19,” kata Anies.
Anies mengakui, penyelenggaraan Formula E ini memang memiliki keuntungan ekonomi yang cukup besar bagi Jakarta. Namun, apabila balapan ini justru membahayakan warga Jakarta, Pemprov DKI lebih memilih menundanya.
“Alhamdulillah pihak Formula E dan FIA menyetujui itu sehingga hari ini mereka sama-sama mengumumkan penyelenggaraan Formula E di bulan Juni ditunda,” kata Gubernur Anies.
Reporter : Mamay
Editor : Ricky
Foto : Ist



















