Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pembelian panik atau panic buying akibat kekhawatiran masyarakat. Dengan adanya lonjakan permintaan, pemerintah menginstruksikan para pengusaha untuk menyediakan pasokan lebih terutama untuk barang kebutuhan mendesak.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menyebut stok komoditas yang dinyatakan aman di antaranya komoditas beras, jagung, daging sapi dan kerbau, gula, dan bawang putih.
Untuk beras, Perum Bulog menyebut terdapat stok 3,5 juta ton yang tersebar di gudang penyimpanan, penggilingan dan pedagang. Dengan tambahan stok panen raya pada Maret hingga Mei mendatang, stok beras diperkirakan mencapai 7,7 juta ton.
Selanjutnya, stok jagung pada akhir Februari tercatat 661 ribu ton. Panen Maret diperkirakan menyumbang stok jagung hingga 6,2 juta ton.
Terkait gula, Airlangga menyebut pemerintah mendistribusikan 20 ribu ton dengan harga Rp10.500 per kilogram (Kg). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga gula di pasar. Kata dia, realisasi penyediaan gula konsumsi sebanyak 150 ribu ton juga akan ditugaskan lewat BUMN.
Reporter : Mamay
Editor : Riky
Foto: Istimewa




















