Menkeu Sebut Virus Corona Lebih Rumit dari Krisis 2008

  • Whatsapp
Menkeu Sebut Cirus Corona Lebih Rumit dari Krisis 2008
L

“Jadi ini yang menjadi risikonya ke masalah sektor riil, kemungkinan ada pengangguran karena perusahaan-perusahaan yang tidak mendapatkan aktivitas yang cukup,” katanya
Maka itu, Sri Mulyani bilang pemerintah perlu mengurangi dampak terhadap sektor riil dengan insentif fiskal yang diberikan. Sejauh ini, pemerintah telah menggelontorkan insentif sekitar Rp10,3 triliun pada awal bulan ini.

Insentif itu diberikan untuk sektor pariwisata, kartu prakerja, kartu sembako, dan relaksasi pajak untuk sektor hotel dan restoran. Saat ini, Sri Mulyani bilang pemerintah masih menghitung total insentif yang akan dikucurkan ke depannya.

“Jadi ini bentuk bantuan dan insentif harus dibentuk berdasarkan kebutuhan. Kami sedang hitung dan rancang ini,” ucap Sri Mulyani.

BACA JUGA:  Kementerian PPN/Bappenas Dorong Terapkan Sistem Ekonomi Sirkular

Kendati demikian, ia enggan menyebut potensi insentif yang akan digelontorkan untuk meminimalkan dampak virus corona terhadap ekonomi domestik.

Sri Mulyani juga tak memberikan kepastian apakah jumlah insentif akan sama seperti saat krisis keuangan 2008 silam yang mencapai Rp73 triliun. “Kami akan lihat dulu,” pungkas Sri Mulyani.

Reporter : Mamay
Editor : Riki
Foto: istimewa

L

Pos terkait