Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sejak diresmikannya objek wisata Sungai Biuku di Sungai Andai 31 Juli 2019 lalu oleh Pemko Banjarmasin. Objek wisata dengan keasrian sungai dan pemukiman penduduk khas budaya Banjarmasin itu selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Ditambah suasana pemandangan aliran sungai, yang bersih dan rimbunnya pepohonan dan jukung rental membuat wisatawan yang datang kesana betah bertahan untuk menghabiskan waktu dan menghilangkan penat.
Menurut Didi Wahyudi, Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) sekaligus pengelola Objek Wisata Selanjung Desa Sungai Biuku, setiap sore dan akhir pekan tempat ini selalu ramai oleh pengunjung.
Objek Wisata Khas Budaya Banjar Sungai Biuku
“Kebanyakan pengunjung yang datang adalah para remaja dan masyarakat yang sudah berkeluarga yang mencari suasana lain di Banjarmasin, karena mereka sudah bosan dengan suasana perkotaan,” ungkapnya.
Ia menggaku dengan diresmikannya bantaran Sungai Biuku ini sebagai objek wisata, memiliki dampak positif terhadap masyarakat. “Warga disini menjadi sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan, agar pengunjung yang datang bisa menikmati suasana alam yang bersih dan asri khas pedesaan,” ucap Didi pada Wartaniaga.com di kediamannya, Jumat (3/1).

Objek wisata tersebut, Didi menambahkan, tidak hanya mempunyai suasana khas pedesaan saja yang mempunyai nilai jual kepada pengunjung. Namun pihaknya juga menyediakan beberapa fasiitas lain.
“Ada beberapa perahu kecil yang disewakan untuk wisatawan menikmati aliran sungai yang bersih di desa ini, spot foto yang instagramable serta wadah ecowisata yaitu wisata petik buah segar yang ada di sekitar kawasan wisata,” tambahnya.
Ia membeberkan, untuk satu kali naik perahu wisatawan dikenakan biaya Rp2000 untuk anak-anak dan Rp3000 untuk dewasa. Serta ada banyak pohon buah segar yang disiapkan untuk wisatawan. Seperti Rambutan, Kasturi, Mangga, dan lain-lain.
“Tempat ini memang belum sepenuhnya selesai untuk siap menjadi wisata, tapi dengan semangat para warga dan pemuda disini untuk mengangkat nama kampung, kami secara bergotong royong membangun wisata ini,” ungkapnya.
Kedepannya didi dan anggota Pokdarwis yang ada akan menambah fasilitas lain untuk menarik minat masyarakat. “Nanti akan kita bikin obor kecil dan lampu hias di sekitaran sini agar ketika malam tiba tempat wisata ini masih terlihat indah,” sambungnya.
Selain itu, rencananya Didi juga akan membangun Warung Kopi ditempat wisata itu, agar pengunjung bisa lebih menikmati suasana khas pedesaan yang dengan sajian segelas kopi panas.
Reporter : Fadlan Zakiri
Editor : Hamdani
Foto : Fadlan Zakiri




















