Mulai Dari Organisatoris, PNS, Guru, dan IRT Dilakoni Oleh Fatimah

  • Whatsapp
motivasi

Wartaniaga.com, Banjarmasin -Wanita hebat bukan dari keluarga atau lingkungan ia berasal, juga bukan hanya sekedar menjadi ibu dari anak-anak. Namun, pendirian dan mampu berdiri menyelesaikan masalah tanpa mengeluh.

Mengambil momentum hari ibu yang diperingati setiap 22 Desember. Dibanua kita, KISAH inspiratif dari seorang ibu hebat asal banua mungkin salah satunya bisa diambil dari kisah Fatimah Adam.

Muat Lebih

Kisah Inspirasi seorang ibu di hari ibu

Fatimah adalah sosok yang tegas namun tetap lembut khas keibuannya. Ia lahir di Pekapuran Banjarmasin Senin 25 Mei 1964 anak dari Ibu Hj. Siti Rohani dan Bapak H.Hadam Thaib yang merupakan Veteran Pejuang kemerdekaan RI.

BACA JUGA:  Mengenal BMBS, Komunitas yang Dihuni Emak-Emak Kreatif

Ia mempunyai 3 orang puteri yang semua dilahirkan di Banjarmasin, Sulung bernama Hj.Dessy Atriani Maulida lahir di Hari Jum’at 21 Desember 1984, Puteri kedua Apprilymisda Nurrahmadini lahir di Hari Kamis, 27 April 1989 dan Puteri Bungsu Mislia Triana Adhanti lahir Hari Kamis, 5 Juli 1990.

Fatimah Adam sebagai Ibu sekaligus Bapak bagi anak-anaknya dalam perjalanan panjangnya mendidik dan membesarkan ketiga Puteri sampai memiliki pendidikan yang layak.

“Walaupun sebagai wanita karier saya harus tetap membesarkan dan mendidik anak saya, sehingga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua,” ucap Fatimah.

Lanjutnya sebagai perempuan karier yang sangat tinggi aktivitas diluar tetap selalu meluangkan waktu pada hari-hari tertentu bersama anak-anak.

BACA JUGA:  Di Hardiknas, Ibnu Mengaku Capaian Pendidikan di Banjarmasin Tinggi

“Kita yang mengatur bagaimana cara memanage waktu yang selalu digunakan untuk hal- hal yang positif sehingga tidak ada waktu yang berlalu dengan percuma,” bebernya.

Adapun kesuksesan yang Fatimah dapat saat ini bukan dikarenakan bantuan dari orang tuanya, melainkan dari hasil kerja kerasnya sejak duduk bangku sekolah.

“Saya berjuang dan terlahir sebagai seorang organisator, sesorang yang menghidupkan organisasi bukan hidup diorganisasi,” tegasnya.

Lanjutnya dengan lebih banyak berkarya sebagai organisator kini telah memetik hasil jerih payahnya, terbukti dengan pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Banjarmasin tahun 1997 sampai 1999, Ketua Pertama DPD KNPI Kota Banjarbaru,

Selain itu Fatimah juga tercatat sebagai Pegawai Negeri sipil (PNS) sejak tahun 1989 dan terus mengabdikin dirinya sebagai Guru mata pelajaran Matematika.

BACA JUGA:  Oknum PNS Pemko Banjarbaru Terlibat Narkoba

“Pada tahun 2004 saya mendapatkan gelar sebagai guru berprestasi sebagai wakil dari SMAN 2 Banjarbaru, dari tingkat Provinsi hingga Nasional dan berhasil mendapatkan beasiswa S2,” paparnya.

Kini diusianya yang ke 50 tahun sudah mulai menikmati hasil kerja kerasnya sewaktu membesarkan anaknya, ditambah lagi dengan memiliki 3 orang menantu sekaligus 7 cucu.

Penulis / Foto : Aditya
Editor : Hamdani

Pos terkait