Learning Mudahkan Interaksi Dosen dan Mahasiswa

  • Whatsapp
dosen

Wartaniaga.com,Banjarmasin – Era digital mengharuskan setiap Lembaga dan profesi siap bersaing di setiap perubahan. Tidak terkecuali mereka yang berprofesi sebagai dosen di perguruan tinggi swasta maupun negeri. Salah satunya adalah dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin. Puluhan dosen kampus yang bertagline Gila Marketing ini, dibekali pengetahuan berbasis online. Apalagi saat ini dunia pendidikan mengharuskan kampus melakukan perkuliahan e-learning, selain bertatap muka. Program pembekalan ini pun disambut antusiasi para dosen, yang mendapat pengetahuan tambahan dari sejumlah pemateri mulai Tina Lestari, SE, MM dan Aulia Almina Putri, SE, MM.

Ketua STIE Pancasetia Banjarmasin, Dr.Nurus Sjamsi melalui Ketua Panitia Workshop E-Learning, Dr.Arief Noviarakhman Zagladi,mengatakan pelatihan ini diharapkan mampu mendorong dosen untuk menerapkan segera proses belajar mengajar dengan sistem perkuliahan e-learning, sekaligus meningkatkan kualitas dari proses belajar mengajar. Menurutnya Keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh pendidik seperti dosen maupun peserta didik (mahasiswa) , namun juga dipengaruhi oleh sarana pembelajaran yang digunakan. Salah satunya adalah tersedianya bahan ajar yang mudah digunakan dan dipahami. Dalam kaitannya, maka seorang pendidik dan peserta didik dituntut untuk kreatif, inovatif, dan dapat melakukan proses pembelajaran yang komunikatif, seperti program E-Learning.

BACA JUGA:  Insentif Guru Honor di Banjarmasin Naik

Harapan dosen STIE

“Sosialisasi e-learning sekaligus peningkatan kapasitan ini juga sangat bermanfaat bagi para dosen, di mana proses pembelajaran jarak jauh saat ini sedang gencar di sosialisasikan di tingkat perguruan tinggi. Konsep e-learning juga memudahkan interaksi antara dosen dan mahasiswa,” jelas Arief Noviarakhman Zagladi, kepada wartawan, Senin, (16/12).mahasiswa
Tina Lestari menambahkan, e-learning merupakan media yang dapat digunakan sebagai penghubung antara mahasiswa dengan sumber belajar (database matakuliah) yang secara fisik terpisah atau bahkan berjauhan, namun dapat saling berkomunikasi, berinteraksi, dan berkolaborasi. dalam sistem e-learning di kampus ini juga telah terdapat forum diskusi dan live chat yang dapat dilakukan secara langsung apabila mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan dengan cara bertanya melalui media forum atau live chat tersebut.
“Proses pembelajaran e-learning yang ada dilakukan secara formal dengan menggunakan kurikulum, silabus, dan materi perkuliahan yang disajikan dalam setiap pertemuan. Tinggal bagaimana nantinya kreativitas para dosen sendiri, membuat prosses belajar ini menjadi diskusi yang menyenangkan,’” ujar Tina memaparkan salah satu paparan terkait E-Learning.

BACA JUGA:  Menggalang Dana Kalau 'Asal' Bisa Jadi Pidana

Editor : Didin Ariyadi

Pos terkait