16 Mantan Atlet Bulutangkis Ikuti Turnamen Bulutangkis Paman Birin Cup

  • Whatsapp
gambar1

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Belasan veteran atlet badminton Kota Banjarmasin Ikuti Kejuaraan bulutangkis Paman Birin Cup yang digelar di Gedung Bulutangkis Hippindo, Jalan Aes Nasution Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Selasa (10/12) pagi.

Permainan apik dari mantan atlet bulutangkis ini dinanti banyak penonton. Sorak sorai juga mewarnai arena pertandingan.

Menurut panitia pelaksana, Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono, Kategori veteran ini keinginan para pebulutangkis yang sudah memasuki lanjut usia. Meski tidak produktif lagi, mereka masih tetap memiliki skill dan semangat dalam bersaing dan meramaikan kompetisi yang di prakarsai oleh Dispora dan PBSI Kalimantan Selatan ini.

kejuaraan bulutangkis diikuti mantan atlet

“Saat ini ada 16 peserta untuk kategori veteran, mereka semua meiliki usia diatas 40 tahun,” ucapnya.

BACA JUGA:  Klasifikasi Tim Lawan Dinilai Tak Sesuai, Tim Sepak Bola CP Kalsel Walk Out di Babak Kedua

Ia melanjutkan, Kelas veteran ini juga melakukan pertandingan forum pembaruan kebangsaan yang harus memiliki usia 40 tahun ke atas.

Selain itu, turnamen ini juga mempertandingkan kelas beregu putra, lalu perorangan ganda putra dan perorangan ganda campuran dengan jumlah keseluruhan atlet 294 orang yang berasal dari seluruh kalsel.

Ia menambahkan selain klub dan tim yang ikut berlaga, juga dari peserta umum namun khusus pebulutangkis PraPON dilarang ikut di ajang ini.

“Peserta yang mengikuti cukup banyak, karena kita membukanya untuk umum, jadi seluruh atlet yang berasal dari daerah bisa mengikutinya,” ujar Budi.gambar2

Menurutnya Kegiatan ini bertujuan untuk membangun tali silaturahim antar masyarakat kalsel, dan meningkatkan indeks pembangunan olaraga khususnya bukutangkis di kalsel.

BACA JUGA:  Dispora Bersama FORSGI Kalsel Gelar Kejuaraan Sepakbola U12

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Faried Fakhmansyah, mengatakan sangat mendukung atas terselenggaranya turnamen ini, namun ia mengingatkan Olahraga cabang apapun, pembinaan merupakan kunci kesuksessan dalam mewujudkan kualitas atlet yang mumpuni. Termasuk juga dalam cabang bulutangkis.

“Tidak ada atlet bulu tangkis yang terlahir dengan cara instan, semua pasti harus melalui tahap yang penuh dengan pengorbanan, dan terlahir dari pembinaan yang ketat dan tidak lepas dari kerja keras atlet itu sendiri” ungkap Faried.

Ia menambahkan jangan pernah melupakan sejarah, bahwa nama besar bangsa indonesia pernah besar dari cabang olahraga bulu tangkis, “karena itu kita jangan sampai tertinggal dalam hal pembinaan untuk menambah kualitas atlet yang ada khususnya di Kalimantan Selatan,” bebernya.

BACA JUGA:  Tekwondo HSU Boyong 10 Medali di Kejurnas Kemenpora

Reporter : Zakiri
Editor : hamdani
Foto : Zakiri

Pos terkait