Dihubungi Via Whatsapp, Imam Respon Cepat Keluhan Warga

  • Whatsapp
Imam

Wartaniaga.com, Pelaihari – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Suprastowo respon cepat soal laporan salah satu warga yang menghubunginya via pesan Whatsapp terkait masalah banjir dijalan raya kecamatan Bati – Bati. ( 15/11 ).

Pasca menerima laporan itu, Imam bergegas meninjau lokasi yang dimaksud warga, di lokasi ia mengakui genangan air memang tampak terlihat disepanjang jalur jalan A. Yani KM 37, RT 08 RW 03 Desa Padang, kecamatan Bati – Bati, Tanah Laut.

Tidak berselang lama, Imam langsung mendokumentasikan situasi ditempat tersebut dan menyampaikannya kepada komisi terkait di DPRD Provinsi, ” Begitu dapat laporan, saya langsung tinjau lokasi yang dimaksud, sudah kita dokumentasikan dan sudah saya sampaikan ke Provinsi, secepatnya permasalahan tersebut akan kita selesaikan,” jelas Imam.

BACA JUGA:  Dispora Tala : Generasi Milenial Wajib Dapat Pembinaan Keagamaan

Imam Suprastowo Respon Cepat Terkait Masalah Banjir Dijalan Raya Kecamatan Bati – Bati

Imam turut mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah melapor langsung, sehingga dirinya bisa langsung mengetahui permasalahan yang ada dimasyarakat. “Silahkan sampaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat, kami akan bantu sesuai dengan bidangnya masing – masing,” tambah Imam.

ImamSebelumnya, Rizki, salah seorang pemilik toko dipinggir jalan lokasi tergenangnya air melaporkan hal tersebut, ia menceritakan fenomena itu sudah berlangsung sejak lama, sekitar 5 tahun yang lalu, penyebabnya ketika pada saat diadakan pelebaran jalan selebar 2 meter pada sisi kiri dan kanan, gorong – gorong tertutup dan disepanjang jalur yang baru tidak terdapat gorong – gorong, sehingga apabila musim hujan maka air akan meluap dijalan raya.

BACA JUGA:  Camat Bersama Warga Kuranji Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Diakuinya, dampak dari kejadian tersebut, Rizki harus menutup tokonya apabila hujan, karena barang dagangannya akan terkena cipratan air dari mobil atau sepeda motor yang melintas dijalan itu.

“Walaupun hujan sudah reda, toko saya masih harus ditutup, karena genangan airnya lama baru surut,” keluh Rizki.

Rizki mengaku sudah berulang kali melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait dan pemerintah, namun tidak ada tanggapan, kemudian dirinya berinisiatif menghubungi anggota DPRD Provinsi secara pribadi, dirinya berharap kali ini ada tanggapan positif dari pemerintah karena hal itu sudah berlangsung sejak lama.

Reporter : Tony Widodo
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Tony Widodo

Pos terkait