Cegah Konflik Sosial Dalam Pilkada 2020

  • Whatsapp
Pilkada

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Dinamika kehidupan sosial politik dan keamanan akhir-akhir ini perlu menjadi perhatian bersama. Keadaan instabilitas sosial politik saat ini perlu untuk diantisipasi, terutama pencegahan penanganan konflik sosial dalam konteks Pilkada tahun 2020.

Sekdaprov Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie mengatakan, menyikapi kewaspadaan menyongsong Pilkada serentak tahun 2020, perlu dilakukan kegiatan seperti pencegahan dan mengajak masyarakat memahami konflik sosial yang bertujuan memberikan rasa kedamaian, ketentraman untuk bukti perhatian bersama mencegah konflik sosial yang bisa muncul kapan saja.

Pencegahan Konflik Sosial Dalam Pilkada Tahun 2020

“Jadi forum ini bersifat forum koordinasi untuk menyusun aksi, menganalisa potensi-potensi yang kemungkinan adanya konflik sosial. Konflik saat tahapan pilkada nantinya, biasanya ada kepentingan lainnya yang sengaja mengacaukannya, itu tidak kita harapkan,” capnya usai pembukaan Rapat Koordinasi Konflik Sosial, di Hotel Aston, Rabu (28/11).

BACA JUGA:  Warning!!!, Mafia Demokrasi Target KPK

 

Pilkada

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, Adi Santoso mengatakan, keharmonisasian pemetaan potensi konflik dari semua institusi ini diharapkannya dapat masukan informasi dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas serta Badan Eksekutif Mahasiswa yang mewakili masyarakat.

“Secara umum kondisi Kalsel di yakini sangat kondusif, tetapi kita harus tetap waspada sebagaimana pesan Gubernur Kalsel tidak boleh lengah, sekecil apapun persoalan baik aspek ekonomi maupun aspek sosial budaya kalau tidak terpantau secara dini akan menjadi suatu konflik, ini yang tidak kita harapkan,”ucapnya.

Penulis : Aya
Editor : Hamdani
Foto : Aya

L

Pos terkait