43 views

10 Tempat Wisata Banjarmasin yang Murah

wisata banjarmasin

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Bagi anda yang ingin berkunjung ke Banjarmasin dan ingin menikmati wisata Banjarmasin dengan budget terbatas, ini 10 tempat wisata yang bisa dikunjungi.

Tampat wisata ini selain tidak merogoh kocek terlalu dalam juga dekat dan mudah ditempuh karena berada disekitaran kota Banjarmasin. Berikut kami merangkumnya untuk anda :

Wisata Banjarmasin Susur Sungai

1. Pasar Terapung Menara Pandang.

Pasar Terapung yang satu ini boleh dibilang merupakan objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik masyarakat Banjarmasin sendiri atau luar daerah. Bahkan tidak jarang wisatawan yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera dan mancanegara selalu menyempatkan mampir ke sini jika ke wisata Banjarmasin. Berada tepat di pusat kota Banjarmasin, pasar terapung ini menjadi icon bagi kota Seribu Sungai ini.

2. Pasar Terapung Alalak.

Jika pasar terapung Menara Pandang hanya rame pada weekend, maka pasar teraping Alalak setiap hari beroperasi. Pasar ini berada di bantaran sungai Barito, sungai yang menjadi urat nadi bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah.

Pasar yang satu ini adak sejak ratusan tahun yang lalu dengan aktivitas jual beli di atas sampan dan perahu motor. Bagi anda yang datang ke Banjarmasin akan rugi jika tidak merasakan sensasi bertransaksi dan menikmati soto Banjar di atas perahu di pasar ini.

3. Menara Pandang.

Kalau di Jakarta ada Tugu Monas, maka Banjarmasin ada Menara Pandang. Salah satu icon Banjarmasin ini menjadi objek wisata Banjarmasin yang menarik untuk dikunjungi. Betapa tidak, selain tempatnya berada di pusat kota, dari ketinggian menara ini anda dapat melihat keindahan Banjarmasin.

BACA JUGA:  Grand Final NaGa 2019, Batola dan Banjarmasin jadi Pemenang

Mulai dari alur sungai Martapura, masjid Sabilal Muhtadin yang merupakan masjid terbesar di Kalimantan Selatan hingga gedung- gedung perkantoran serta pusat perbelanjaan.

4. Susur Sungai.

Wisata yang satu ini terbilang trend baru di Banjarmasin mengingat dulunya sungai adalah sarana transportasi bagi masyarakat Kalimantan sebelum ruas jalan darat terkoneksi. Namun saat ini moda transportasi sungai sudah banyak ditinggalkan sehingga susur sungai dengan menggunakan klotok menjadi kenikmatan tersendiri.

Selain harganya yang sangat murah, dijamin anda akan mendapatkan pengalaman tersendiri ketika berada di atas atap klotok, duduk seraya menyaksikan anak- anak berenang di pinggiran sungai-sungai kecil dipelosok kota Banjarmasin. Pastinya, suasana seperti tidak akan anda dapatkan di provinsi manapun di Indonesia.

5. Patung Bekantan.

Rasanya tidak lengkap jika mengunjungi Banjarmasin tidak selfie di Patung Bekantan. Sebagai salah satu icon kota, patung ini berdiri di pusat Banjarmasin dan di pinggir sungai Martapura, sangat dekat dengan pasar Terapung dan Menara Pandang.

Jadi ketika berkunjung ke Pasar Terapung sekaligus anda dapat berkunjung ke sini dan Menara Pandang. Menariknya. Patung yang memiliki tinggi lebih dari 2 meter ini pada malam hari dan weekend akan menyembutkan air seperti patung singa di negeri Singapura.

Wisata Banjarmasin Religi

6. Masjid Sultan Suriansyah.

BACA JUGA:  Tak Semua Orang Bisa Bikin Paliat

Masjid ini menjadi salah satu objek wisata  karena selain memiliki nilai sejarah juga usianya yang sudah ratusan tahun. Berdiri megah di pinggir sungai Kuin masjid ini menjadi saksi sejarah peradaban dan perjuangan masyarakat Banjar dalam melawan penjajah Belanda.

Walau berada di pinggir sungai tetapi wisatawan dapat mengunjunginya melalui jalur darat dan hanya berjarak 5 km dari pusat kota Banjarmasin, tepatnya di kawasan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.

7. Makan Sultan Suriansyah.

Suku Banjar memang terkenal agamis dan kuat memegang teguh adat istiadat. Menghargai jasa para pejuang dan pahlawan, maka dari itu makan Sultan Suriansyah yang tidak lain adalah pejuang Banjar selalu ramai dikunjungi para pejarah.

Bukan saja dari Banjarmasin tetapi juga dari berbagai wilayah di Kalimantan, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur bahkan Kalimantan Utara. Makam yang hanyar berjarak tempuh 15 menit dari pusat kota ini setiap tahunnya selalu menjadi bagian rangkaian acara HUT kota Banjarmasin.

Wisata Banjarmasin di dalam kota

8. Kebun Binatang Jahri Saleh.

Terletak di Kelurahan Surgi Mufti, Banjarmasin Utara kebun binatang ini patut menjadi salah satu destinasi wisata anda ketika berada di Banjarmasin. Di sini terdapat berbagai binatang khas Kalimantan seperti Bekantan, yang tidak lain adalah maskot Kalsel, selain juga binatang lainnya seperti buaya, ular phiton dan berbagai macam burung.

Bagi anda yang memiliki anak balita, kawasan ini juga menyediakan tempat bermain bagi anak-anak yang aman, nyaman dan murah. Berbekal karcis Rp 5.000 anda sudah dapat menikmati suasana santai dan menyasikan di sini.

9. Kampung Sasirangan.

Kalau di Kawa ada kain Batik,maka di Banjarmasin ada kain Sasirangan. Kain khas suku Banjar ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan digunakan oleh para raja sebagai pakaian kebesaran saat upacara kerajaan. Kini, kain ini telah dipakai masyarakat Banjar untuk berbagai keperluan, bahkan sudah menjadi pakaian sehari-hari.

BACA JUGA:  Peringati 12 Rabiul Awal, Banjarmasin Laksanakan Baayun Maulid

Untuk menemukan kain ini anda cukup menyebarang jalan dari Siring Menara Pandang menuju Kampung Sasirangan yang berada di Jalan Seberang Masjid. Ada puluhan toko yang menyediakan berbagai macam corak kain Sasirangan dan pakaian lain yang terbuat dari kain ini.

Selain itu, wisatawan juga akan dapat melihat bagaimana proses pembuatan kain yang proses pembuatannya ini menggunakan pewarna alami.

10. Air Mancur Menari.

Pemkot Banjarmasin memang pandai mengelola ruang terbuka hijau untuk dijadikan objek wisata bagi warganya. Salah satunya adalah taman Kamboja yang dengan dibangunnya air mancur menari saat ini telah menjadi objek baru wisata Banjarmasin.

Ratusan orang setiap harinya datang ke taman ini untuk melihat bagaimana atraksi air mancur ini. Tanpa dipungut biaya apapun alias gratis anda dapat memanjakan mata dengan menyaksikan kemilau lampu dan iar yang berpandu menciptakan keindahan.

Editor : Didin Ariyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *