Wartaniaga.com, Pelaihari – Salah satu upaya meningkatkan produktivitas tanaman dan kualitas sumberdaya petani. Unit Pelayanan Teknis Balai Penyuluh Pertanian ( UPT BPP ) Pelaihari gelar pelatihan pengembangan teknologi Pengendalian Hama Terpadu ( PHT ) melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu ( SLPHT ) di Desa Tampang, Pelaihari, Tanah Laut ( 18/9 ).
Acara yang dihadiri sekitar 40 petani di Desa Tampang itu menurut Kepala Unit UPT BPP, Saidillah, acara bertujuan peningkatan kualitas dan produktivitas sumberdaya petani.
“Diharapkan ini bermanfaat, dan jangan hanya berhenti sampai disini dalam melakukan sekolah lapang, karena dengan sistem bertani secara utuh dan baik maka akan tercipta produktivitas dan hasil pun meningkat,” tuturnya.
Sementara itu, Kasi pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan dinas pertanian hortikultura dan perkebunan ( Distanhorbun ) Tanah Laut, Eri Suryani, yang saat itu menjadi narasumber, mengatakan, materi yang disampaikan memfokuskan kepada sistem bahan olah karet ( Bokar ) untuk meningkatkan peran dan daya saing komoditas karet, salah satu upaya yang di lakukan dengan perbaikan mutu bahan olah karet.
“Atas dasar hal tersebut pemerintah telah menetapkan pedoman pengolahan Bahan Olah Karet Rakyat ( BOKAR ),”
Retno Nawang Sari, Kasi perlindungan Tanaman Distanhorbun Tanah Laut menambahkan lateks kebun yang baik merupakan syarat utama untuk mendapatkan hasil BOKAR yang bermutu tinggi, maka kebersihan dalam bekerja merupakan syarat yang paling utama yang harus di perhatikan oleh pekebun.
“Disamping itu yang perlu diperhatikan adalah kebersihan peralatan yang di pergunakan,” katanya.
Reporter : Tony Widodo
Editor : Hamdani
Foto : Tony Widodo



















