Hanya Peringatan, Dijadikan Tempat Prostitusi dan Tanpa Izin Usaha

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Penginapan “Saudara” yang berlokasi di Jalan A. Yani, KM. 33 Loktabat Utara, Banjarbaru, dicap penginapan yang terang-terangan menjadi sarang prostitusi dan berbuat mesum.

Penginapan ini juga baru saja kepergokan melayani dua sejoli bukan pasangan nikah, Jumat dua hari lalu. Meskipun demikian, Penginapan yang diketahui milik Rahmat Muliyanto itu hanya diberikan peringatan oleh Satpol PP Kota Banjarbaru.

Muat Lebih

Tidak hanya itu, usut diusut, selain melanggar peruntukan penginapan. Penginapan yang sudah lama berdiri di belakang Hotel Global Inn ini tidak memiliki izin usaha.

BACA JUGA:  8 PSK Terjaring Razia Pekat Satpol PP

Menurut Sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kota Banjarbaru, Bahrain, status izin usaha yang dimiliki penginapan itu memang Ilegal sebagai penginapan. Namun, saat ini, pengelola dan pemiliknya sudah mengurus status izin usaha kost menjadi penginapan.

“Ya, pengelola dan pemiliknya sudah selesai mengurus izin penginapan dan langsung melaporkan ke kantor kita”, ujarnya kepada Wartaniaga.com via seluler,  Minggu (8/9).

Dalam hal ini, Ia menambahkan apabila statusnya pun sudah legal sebagai penginapan akan tetapi praktek Prostitusi berlanjut bahkan lebih parah dari kejadian kemarin, maka penginapan tersebut akan di tutup permanen oleh pemkot Banjarbaru. Artinya, keajadian kemarin, merupakan kesempatan terakhir, apabila tetap menjalankan, maka ketegasan Pemko bukan main-main.

BACA JUGA:  Ratusan Massa Tuntut KPU Berlaku Jujur dan Adil

Terpisah, Kasi Operational dan Pengendalian, Yanto, mengungkapkan apabila masih terjadi masalah prostitusi di penginapan tersebut walaupun sudah memiliki izin dan legal. Namun apabila masih melanggar, tidak hanya ditutup, pemilik dan pengelola akan di bawa kepengadilan agar di tindak lanjuti secara hukum.

“Kita akan tindak tegas, apabila penginapan tersebut masih melakukan kegiatan prostitusi ilegal di lingkungannya kita langsung bawa kepengadilan dan tidak lagi di fungsikan sebagai penginapan”, ucapnya.

Reporter : Riswan
Editor : Hamdani
Photo : Riswan

Pos terkait