Pembukaan Pasar Wadai tidak Dihadiri Gubernur dan Walikota

  • Whatsapp
Sekda Kalsel, Abdul Haris Makie memukul gong tanda dibukanya pasar wadai Ramadhan 1439 H
L

Wartaniga.com, Banjarmasin-Pembukaan Pasar Wadai Ramadhan tahun ini tidak dihadiri Gubernur Provinsi Kalsel dan Walikota Banjarmasin. Pasalnya dua pejabat nomer satu di Kalsel dan Banjarmasin ini ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Bila Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor, pergi keluar daerah, sedangkan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina sedang menjalankan ibadah umroh di Mekkah, Arab Saudi. Meskipun itu, acara yang dipersiapkan jauh jauh hari oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Banjarmasin, tetap bisa berjalan lancar dan dibuka secara resmi oleh Sekda Pemerintah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie, disaksikan Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, PLH Sekdako Banjarmasin, Hamdi dan jajaran SKPD Pemko Banjarmasin, ditandai dengan pemukulan gong dan pemotongan pita melati di Jalan RE Martadinata, Kamis (17/5).

BACA JUGA:  Air Panas Tanuhi Dipadati Pengunjung

Dalam sambutannya, Haris mengaku, mengharapkan,  Pasar Wadai yang menjadi agenda tahunan Banjarmasin tersebut menjadi berkah bagi pedagang maupun pengunjung. Karena di moment itu juga aneka ragam kuliner khas Banjarmasin di jual disana.

“Beraneka ragam kekeayaan makanan maupun kue yang kita miliki, semoga Pasar Wadai ini bisa menarik pengunjung wisatawan lokal maupun luar negeri,” ucapnya dan kemudian sambutan ia tutup dengan membacakan puisi tentang Ramadhan dan lantunan syair pantun.

Ini jua ia melanjutkan, pasar wadai merupakan peninggalan budaya khas Kalsel. Dimana banyak dijual di pasar yang diadakan setiap Ramadhan ini.

“Mudahan pasar wadai ini terus bisa me jadi warisan dan dapat kita jaga¬† kelestariannya. Sebab keahlian membuat kue harus diketahui setiap generasi ke generasi,” katanya.

BACA JUGA:  Kopi Lokal Pendorong Pariwisata Banua

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menuturkan, Pasar Wadai Ramadhan sebagai salah satu objek wisata tahunan Banjarmasin yang ditunggu-tinggu oleh warga kota, bahkan diharapakan bisa dikunjungi bagi wisatawan luar baik lokal maupun mancanegara.

ia juga menghhimbau kepada para pedagang agar lebih memperhatikan bahan makanan yang dijual. Ia tidak ingin jika bahan pangan yang dijual mengandung zat berbahaya, dan diharapakan terjamin kehigienisannya.

Reporter : Hamdani

Editoor : Didin Ariyadi

Foto : Hamdani

L

L

Pos terkait