PDAM Revisi Kebijakan Air 10 Kubik

  • Whatsapp
PDAM Bandarmasih melakukan revisi terhadap kebijakan pemakaian minimum air. (wartaniaga.com - Rep.: Edhi Darmawan)

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Setalah mendapat banyak kritikan dan keluhan dari masyarakat akhirnya PDAM Bandarmasih melakukan revisi terhadap kebijakan pemakaian minimum air 10 kubik perbulan. Namun sayangnya, kebijakan ini hanya berlaku bagi pelanggan golongan A1 atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurut Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Muslih berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.71 tahun 2016, minimum semua pelanggan memakai air 10 kubik perbulan tanpa ada penggolongan, tetapi sekarang disepakai untuk direvisi.

Muat Lebih

“ Mendengar masukan dan keluhan pelanggan, maka kami melakukan revisi meskipun jumlahnya tidak teralu besar” ujarnya kepada sejumlah wartawan di kantornya, selasa (30/5).

BACA JUGA:  PDAM Bandarmasih Harapkan Bisa Remajakan Pipa

Diungkapkannya, sejak diberlakukannya kebijakan minimum pemakaian 10 kubik kami mendapat keluhan dan masukan dari pelanggan baik yang melalui media sosial maupun datang langsung ke kantor.

“Tak banyak memang , dari jumlah pelanggan kami 160 ribu hanya sekitar 2000 pelanggan yang menyatakan keberatan” katanya yang saat itu didampingi HUmas PDAM Ir.H Ramadhani.

Lebih lanjut Muslih menjelaskan kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh pelanggan PDAM tetapi hanya golongan Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

“Revisi kebijakan ini hanya bagi pelanggan A1 atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang ditetapkan pemakian minimum 5 kubik perbulan. Dan ada sekitar 17 ribu pelanggan PDAM yang berstatus golongan A1 yang pemakiannya di bawah 5 kubik” terangnya.

BACA JUGA:  'Banyu Masin', Produksi PDAM Bandarmasih Menurun

Sementara itu, berdasarakan catatan bulan Maret 2017 untuk pemakian di bawah 10 kubik hanya sebanyak 59.979 pelanggan untuk semua golongan pelanggan. (Reporter: Edhi Darmawan / Editor : Didin Ariyadi)

Pos terkait