Wartaniaga.com, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menerima kunjungan silaturahmi Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, bersama Senior Policy Advisor Edwin Arifin, di Rumah Dinas Walikota Banjarbaru, Selasa (6/10).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk bertukar informasi mengenai perkembangan pembangunan Kota Banjarbaru sekaligus menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor.
Dalam pertemuan itu, Walikota Lisa menggali sejumlah praktik terbaik (best practices) dari Kerajaan Belanda, khususnya terkait pengelolaan air (water management), pengembangan infrastruktur, penanganan persampahan, serta sektor pendidikan.
Berbagai pengalaman tersebut dinilai relevan untuk memperkuat tata kelola dan mendukung arah pembangunan Banjarbaru sebagai Kota Idaman.
Selain membahas pembangunan, kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan turut menjadi perhatian. Wakil Dubes Adriaan Palm menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana tersebut.
Ia mengaku mengikuti perkembangan karhutla melalui berbagai informasi dan media sosial. Karena itu, kunjungan ke Banjarbaru juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan serta memahami dampak yang dirasakan masyarakat.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan meninjau bangunan Balai Kota Banjarbaru. Walikota Lisa mengajak rombongan melihat langsung karakter arsitektur bersejarah yang hingga kini masih dipertahankan.
Dalam peninjauan tersebut, turut dibahas peluang restorasi dan pelestarian bangunan bersejarah sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya daerah.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan dan pertukaran pengetahuan, tetapi juga membuka peluang jejaring kemitraan global bagi Banjarbaru.
Melalui pertukaran pengalaman dengan Belanda, Pemerintah Kota Banjarbaru berupaya memperkuat inovasi dalam penataan kota, pengelolaan lingkungan, mitigasi bencana, serta pelestarian warisan budaya secara berkelanjutan.
Editor : Eddy Dharmawan



















