Wartaniaga.com, Jakarta – Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya, Jumat (6/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai khatib, sementara Ustaz Muhammad Faiz Naim bertindak sebagai imam.
Melalui khutbah yang disampaikan, Kombes Pol. Nasriadi mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap amanah, pekerjaan, dan tanggung jawab yang dijalankan hendaknya dilandasi niat ibadah serta dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Menurutnya, ibadah tidak hanya terbatas pada pelaksanaan salat, puasa, dan amalan pribadi lainnya.
Lebih dari itu, ibadah juga tercermin melalui perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu sesama, menjaga ketertiban, menegakkan keadilan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam konteks tugas kepolisian, ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kewenangan yang diberikan negara bukanlah sesuatu yang dapat digunakan secara sewenang-wenang, melainkan harus dijalankan dengan bijaksana, adil, dan sesuai ketentuan hukum.
Menegakkan hukum, lanjutnya, bukan sekadar menjalankan kewenangan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan ibadah apabila dilakukan dengan benar serta memberikan manfaat dan rasa keadilan bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebaikan.
Pesan penuh makna juga disampaikan Nasriadi mengenai tanggung jawab dalam keluarga. Mengutip hadis Rasulullah SAW, “Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi,” yang berarti setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, ia mengajak jamaah untuk tidak melupakan amanah dalam membimbing keluarga, mendidik anak, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini.
Dalam khutbahnya, Nasriadi turut mengingatkan pentingnya berbuat baik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang.
Keteladanan Rasulullah SAW yang senantiasa menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada sesama, menurutnya, harus menjadi inspirasi dalam kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap perbuatan, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7–8, setiap kebaikan maupun keburukan seberat zarah akan diperlihatkan balasannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap anggota Polri agar senantiasa menjaga integritas, nama baik institusi, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengakhiri khutbahnya, Nasriadi mengajak seluruh jamaah untuk menyadari bahwa setiap amanah dan perbuatan kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Ia mengutip Surah Yasin ayat 65 tentang bagaimana tangan dan kaki manusia akan menjadi saksi atas segala perbuatan yang telah dilakukan.
Melalui pesan keagamaan tersebut, ia berharap setiap anggota Polri dapat menjadikan tugas dan pengabdiannya sebagai ladang amal ibadah, dengan senantiasa memberikan pelayanan terbaik, menjunjung tinggi keadilan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
Sebab, kehadiran Polri sejatinya bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan perlindungan, menghadirkan rasa keadilan, serta menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat.
Reporter : Nathan
Editor. : Aditya



















