Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pasca wafatnya Ibnu Madjah – YB7IBM, kepengurusan Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) ORARI Daerah Kalimantan Selatan (ODKS) mengalami kekosongan pada posisi ketua.
Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, ORARI Pusat melakukan perubahan kepengurusan melalui Surat Keputusan (SK) Ketua Umum ORARI tentang Pengukuhan Perubahan Kepengurusan ORARI Daerah Kalimantan Selatan Masa Bakti 2024–2029, tertanggal 3 Oktober 2026.
Penyerahan SK tersebut dilakukan Ketua DPP ORARI Pusat, Yunan Chandra – YB7KPB, dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah makan di Banjarmasin. Penyerahan SK sekaligus menjadi momentum pengukuhan perubahan kepengurusan DPP ODKS untuk melanjutkan masa bakti 2024–2029.
Dalam susunan kepengurusan terbaru, H. Rusmani, S.Pd., MM – YB7HMB dipercaya sebagai Ketua merangkap Anggota.
Sementara itu, posisi Sekretaris merangkap Anggota dipercayakan kepada Ir. M. Muchtar Effendy, M.S. – YB7JJA. Adapun anggota DPP ODKS terdiri dari Ir. Asep Rimba Fathurrahman – YB7NRF, Bambang Supriadi, SH – YB7IRO, serta Yulli Chaidir Pribadi – YB7MI.
Ketua ORARI Daerah Kalimantan Selatan, H. Akhmad Yani, S.Sos., M.Pd. – YB7KY, menyampaikan rasa syukur atas telah diserahkannya SK perubahan kepengurusan tersebut.
Menurutnya, pengukuhan ini menjadi langkah penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat soliditas seluruh jajaran ORARI di Kalimantan Selatan.
Ia berharap ODKS ke depan semakin solid, kompak, dan profesional dalam menjalankan roda organisasi, terutama dalam meningkatkan kualitas komunikasi radio amatir serta memperluas kontribusi ORARI dalam pelayanan komunikasi kepada masyarakat.
Terlebih, peran radio amatir dinilai sangat penting dalam mendukung komunikasi saat terjadi bencana maupun dalam berbagai kegiatan kemanusiaan ketika jaringan komunikasi lainnya menghadapi kendala.
“Bersama ORARI, kita perkuat solidaritas, tingkatkan pengabdian, dan terus mengudara untuk negeri,” pungkasnya.
Editor : Eddy Dharmawan



















