Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Wabup Balangan Tekankan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi menyatakan, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Balangan menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di DPRD Balangan

Wartaniaga.com, Paringin – Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan wujud akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Balangan dalam pengelolaan keuangan daerah sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai DPRD Kabupaten Balangan bersama Pemerintah Kabupaten Balangan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Balangan, Senin (13/7/2026).

Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD, seluruh fraksi, panitia khusus, serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Balangan yang telah membahas Raperda tersebut hingga mencapai kesepakatan bersama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Balangan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan, fraksi, panitia khusus, serta seluruh anggota DPRD yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 hingga disetujui bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembahasan Raperda telah memuat berbagai masukan, saran, dan rekomendasi dari DPRD sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan daerah.

Selain itu, Akhmad Fauzi mengungkapkan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola keuangan daerah tetap terjaga dengan baik.

Meski demikian, ia mengakui pemerintah daerah masih menghadapi tantangan sebagai dampak penyesuaian kebijakan fiskal nasional dan transfer ke daerah. Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah diminta semakin meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pemanfaatan anggaran agar program pembangunan tetap berjalan secara optimal.

“Kita harus bekerja lebih cerdas, efektif, dan efisien agar anggaran yang tersedia benar-benar mampu mendukung percepatan pembangunan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Balangan,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Akhmad Fauzi berharap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus dipertahankan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Balangan.

Reporter : Siti Nurjanah
Editor :Hariyadi

Pos terkait