Wartaniaga.com,Kandangan – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Suriani menyerahkan bantuan sosial Program Rumah Sejahtera (PRS) Tahun Anggaran 2026 kepada warga wilayah Daha, Rabu (3/6/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Daha Utara dan dihadiri sejumlah penerima manfaat program.
Kepala Dinas Sosial HSS Nordiansyah mengatakan program Rumah Sejahtera menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
“Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter keluarga dan generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada APBD Tahun 2026 Pemkab HSS mengalokasikan bantuan untuk 148 unit rumah di seluruh desa dan kelurahan. Namun setelah melalui proses verifikasi dan validasi, hanya 126 unit yang dinyatakan memenuhi syarat.
Sementara itu, sebanyak 22 unit lainnya belum memenuhi ketentuan administrasi maupun teknis.
Khusus wilayah Daha, pemerintah menetapkan sebanyak 38 rumah sebagai penerima bantuan Program Rumah Sejahtera tahun ini.
Dalam sambutannya, Suriani mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni, sehat, dan aman.
Ia juga menyebut nilai bantuan yang sebelumnya Rp17,5 juta kini meningkat menjadi Rp25 juta untuk setiap unit rumah.
“Dana yang diberikan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan dan perbaikan rumah. Jangan sampai digunakan untuk keperluan lain di luar tujuan program,” kata Suriani.
Menurutnya, masyarakat juga perlu mengedepankan semangat gotong royong selama proses pembangunan rumah agar biaya pengerjaan dapat ditekan dan anggaran lebih maksimal digunakan untuk perbaikan fisik bangunan.
Suriani berharap bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat, termasuk mendukung aktivitas ibadah sehari-hari.
“Ini merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di bidang keagamaan,” ujarnya.
Ia juga meminta para pendamping program melakukan pengawasan secara maksimal agar hasil pembangunan sesuai harapan. Sementara penerima manfaat diminta menjaga dan memanfaatkan rumah yang telah dibantu dengan baik.
Reporter: Amutz
Editor: Hariyadi



















