Wartaniaga.com, Paringin – UPT Puskesmas Tebing Tinggi Kabupaten Balangan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai inovasi yang berfokus pada kemudahan akses layanan, pencegahan penyakit, serta pendampingan pasien secara berkelanjutan.
Berbagai program inovatif tersebut dikembangkan sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan warga yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Kepala UPT Puskesmas Tebing Tinggi, Rusma Wahyudi, mengatakan pihaknya terus berupaya menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat melalui pendekatan yang lebih responsif dan mudah dijangkau.
“Melalui inovasi yang kami kembangkan, pelayanan kesehatan dapat lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit dan memastikan pasien mendapatkan pendampingan yang optimal,” ujarnya, Rabu (3/6/26).
Salah satu inovasi yang dijalankan adalah Cerita Hati (Cegah dan Cari Penderita HIV AIDS di Tebing Tinggi). Program ini bertujuan meningkatkan pencegahan, deteksi dini, serta penanganan HIV/AIDS melalui edukasi kesehatan dan pendampingan yang humanis kepada masyarakat.
Selain itu, terdapat Lake Acil (Layanan Kesehatan Akses Terpencil) yang menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Melalui program ini, masyarakat di wilayah terpencil tetap dapat memperoleh layanan kesehatan dasar secara merata.
UPT Puskesmas Tebing Tinggi juga mengembangkan Pengamin Open TB (Pengawasan Minum Obat pada Penderita TB) untuk meningkatkan kepatuhan pasien tuberkulosis dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Pendampingan intensif dilakukan guna mendukung keberhasilan pengobatan sekaligus mengurangi risiko penularan penyakit.
Sementara itu, inovasi Nasi Samin (Layanan Konseling Klinik Sanitasi dengan Metode Sehat Lingkungan) difokuskan pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit berbasis lingkungan. Melalui edukasi langsung, masyarakat diberikan pemahaman tentang faktor penyebab penyakit serta langkah-langkah pencegahannya.
Rusma menambahkan, keberhasilan program kesehatan tidak lepas dari dukungan masyarakat, keluarga pasien, serta kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di Kabupaten Balangan.
“Dengan inovasi yang terus dikembangkan, kami optimistis kualitas pelayanan kesehatan akan semakin meningkat, akses layanan semakin luas, dan masyarakat dapat hidup lebih sehat, mandiri, serta sejahtera,” pungkasnya.
Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi



















