Wartaniaga.com, Banjarmasin – Bank Kalsel mengingatkan seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi menggunakan QR Code, khususnya QRIS, guna menghindari potensi penipuan.
Seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital, berbagai modus kejahatan juga turut berkembang. Oleh karena itu, nasabah diminta lebih teliti sebelum melakukan pemindaian kode QR saat bertransaksi.
Bank Kalsel membagikan sejumlah ciri yang patut dicurigai saat menggunakan QR Code. Pertama, nama merchant yang muncul pada aplikasi pembayaran tidak sesuai dengan nama yang tertera pada label QRIS. Ketidaksesuaian ini dapat menjadi indikasi adanya manipulasi.
Kedua, tidak terdapat Merchant National ID (MNID) pada QR Code tersebut. Padahal, MNID merupakan identitas resmi merchant dalam sistem QRIS.
Ketiga, setelah dilakukan pemindaian, transaksi justru mengarah ke rekening pribadi, bukan ke rekening usaha atau merchant resmi. Hal ini patut diwaspadai karena berpotensi penipuan.
Keempat, adanya metode pembayaran lain yang mencurigakan di luar sistem QRIS resmi. Dan kelima, tidak terdapat informasi versi cetakan pada label QR Code, yang biasanya menjadi salah satu tanda keaslian.
Bank Kalsel mengimbau nasabah untuk selalu memastikan keaslian QR Code sebelum melakukan transaksi serta segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan. Langkah ini penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi digital.
Editor: Aditya
Sumber: Bank Kalsel





















