Pemkab Balangan Tetapkan Lima Fokus Utama Pemulihan Pascabencana Banjir

Rapat teknis pembahasan pemulihan pascabencana di Balangan

Wartaniaga.com, Paringin – Pemerintah Kabupaten Balangan mulai melaksanakan langkah penanganan pada masa transisi pemulihan siaga darurat bencana setelah terjadinya banjir dan banjir bandang di sejumlah wilayah.

Sebagai tahap awal, Pemkab Balangan menggelar rapat teknis bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna membahas upaya pemulihan pascabencana.

Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Balangan, dan diprakarsai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Senin (5/1/26).

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan pemerintah daerah selama masa transisi pemulihan siaga darurat.

Dalam rapat itu, Pemkab Balangan menyepakati lima prioritas utama pemulihan pascabencana, meliputi perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan, pemulihan lahan pertanian terdampak, penyediaan seragam dan perlengkapan sekolah bagi pelajar, pelaksanaan trauma healing bagi masyarakat, serta penggantian peralatan memasak dan alat makan warga.

“Kelima program ini menjadi fokus utama selama masa transisi agar proses pemulihan masyarakat dapat berjalan optimal dan aktivitas warga segera kembali normal,” jelas Rahmi.

Ia menambahkan, pelaksanaan program pemulihan akan melibatkan peran aktif SKPD teknis sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, baik di sektor perumahan, pertanian, pendidikan, kesehatan, maupun sosial.

Rahmi juga berharap berbagai kebutuhan pemulihan lainnya dapat diakomodasi melalui program dan kegiatan SKPD pada tahun anggaran 2026, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.

“Program yang direncanakan pada tahun anggaran 2026 diharapkan mampu mendukung pemulihan serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang terdampak banjir dan banjir bandang,” pungkasnya.

Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi

Pos terkait