Rudi Nugraha Raih Penganugerahan Arya Mangunkarsa Pulo Laut dari Pemangku Kerajaan Pulau Laut

PENGANUGRAHAN: Ketua Lembaga Kerajaan Pulau Laut Al Haj Gusti Rendy Firmansyah menyerahkan piagam penganugrahan kepada Rudi Nugraha BS.

Wartaniaga.com,Kotabaru- Rudi Nugraha BS seniman yang mendapatkan Penganugerahan dari Kesultanan Banjar, dan Penganugerahan dari Pemangku Kerajaan Pulau Laut, Sabtu (10/6).

Di Kalimantan Selatan, nama Rudi Nugraha begitu sangat dikenal para Seniman dan Budayawan.

Hal itu, karena kepiawaiannya menciptakan lagu Banjar dan bisa merawat, melestarikan memperkenalkan segala jenis budaya yang ada di Kotabaru.

Bergelar sang maestronya lagu Banjar, tidak membuat Rudi Nugraha puas. Baginya semua itu adalah sebuah tanggung jawab.

Apalagi terkait penganugerahan dari Kesultanan Banjar dan Pemangku Kerajaan Pulau Laut.

Semua itu menurut Rudi merupakan sebuah amanah besar yang sudah menjadi darah dagingnya.

Penganugerahan Astaprana dari Kesultanan Banjar kala itu didapatkan Rudi pada tahun 2021 yang langsung diserahkan Sultan Haji Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah di Banjarmasin.

Terkait penganugerahan dari Kesultanan Banjar ini merupakan apresiasi kesultanan sekaligus amanah bagi pelaku dan pembina seni budaya. Agar, terus menjaga budaya kesenian yang ada di Banua Banjar dan kebudayaan yang ada di Kalimantan Selatan.

Penghargaan yang kedua, Penganugerahan Arya Mangunkarsa Pulo Laut dari Pemangku Kerajaan Pulau Laut didapatkannya di 2023 ini.

Dalam penyerahannya langsung Al Haj Gusti Rendy Firmansyah keturunan kelima Pangeran Jaya Sumitra saat berlangsungnya Haul ke 162 Raja Raja Pulau Laut di Komplek Makam Raja Sigam.

Penganugerahan gelar kehormatan ini, didapatkan atas dasar upaya, kinerja dan usaha menjaga, mengembangkan dan melestarikan seni budaya kearifan lokal ke generasi leluhur ke generasi berikutnya.

Rudi Nugraha menjelaskan, darah seni sudah mengalir dari ayahanda tercintanya Bakhtiar Sanderta sastrawan dan budayawan Indonesia.

Tapi dijelaskannya, jiwa berkesenian dan melestarikan kesenian maupun budaya bukan semata mata mencari gelar dan mendapatkan gelar.

“Kenapa saya cinta budaya, karena budaya adalah modal dan identitas kita. Kalau itu tidak ada kita akan kehilangan identitas,” tegasnya.

Diperjelaskan lagi, bahwa dalam budaya banyak ditanamkan norma. Tentu semua dengan maksud dan tujuan pendahulu kita. Seperti sopan santun dan sekaligus memperkenalkan perjuangan mereka.

Karena merupakan amanah, langkah yang Rudi Nugraha lakukan kedepan setelah mendapatkan gelar dua sekaligus ini akan menyatukan seniman dan budayawan di Kotabaru.

Selanjutnya, mengedukasi pemuda bahwa budaya sangat masih relevan bagi generasi sekarang, mengadakan seminar, sarah sechan dan pembuatan film tentang sejarah.

“Insya Allah, kita handak meangkat batu nang terandam. Maksudnya kita akan lebih memperkenalkan budaya kita ini ke Nasional dan Internasional,” langkahnya.

“Sama satu lagi buat pemuda, di Kotabaru, kita ada situs Kerajaan Pulau Laut, mari sama sama menjaga, mari semua pengen tahu karena ini bagian dari sejarah Kotabaru,” tutupnya mengakhiri.

Reporter: Jumain.
Editor : Aditya

Pos terkait

banner 468x60