Sekda Kab.HSS Buka Kegiatan Diseminasi Hasil Audit Stunting

Wartaniaga.com,Kandangan-Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Drs. H. Muhammad Noor, M.AP selaku Wakil Ketua I Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. HSS membuka Pertemuan Diseminasi Audit Kasus Stunting yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kab. HSS dan dilaksanakan di Aula Dinas PPKBPPPA, rabu (14/09).


Pertemuan Diseminasi Audit Kasus Stunting ini bertujuan untuk mengambil kesepakatan serta penandatanganan rencana tindak lanjut dalam rangka percepatan penurunan kasus stunting di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sambutan Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, S.AP, MA selaku Ketua TPPS Kab. HSS yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kab. HSS menyambut baik terlaksananya kegiatan desimenasi audit kasus stunting dalam rangka memperoleh kesepakatan sekaligus penandatanganan rencana tindak lanjut pada kegiatan ini, hal ini juga untuk percepatan penurunan kasus stunting di Kabupaten HSS sebagaimana dimaksud dalam Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia 2021-2024.

Selin itu juga disampaikan masalah stunting telah menjadi perhatian serius Pemerintah dan perlu kiranya terus dilakukan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilakukan pada Baduta (anak umur dibawah dua tahun) yang menjadi sasaran, sekaligus menentukan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti permasalahan yang mungkin terjadi di lapangan serta diharapkan upaya serius semua pihak.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PPKBPPPA Kab. HSS Dian Marliana, S. STP, M. Si mengatakan Audit Kasus Stunting adalah identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya. Tahapan audit Kasus Stunting dilakukan melalui 4 (empat) kegiatan, yaitu Pembentukan Tim Audit, Pelaksanaan Audit Kasus Stunting & Manajemen Pendampingan Keluarga, dan Diseminasi serta Tindak Lanjut.

Disampaikan juga tujuan dilaksanakan kegiatan desimenasi Audit Kasus Stunting ini, yakni untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting ditingkat Kabupaten HSS dengan keluaran (Output) dan manfaat (Outcome) yang jelas dan terukur serta secara khusus untuk meningkatkan pemahaman tentang program dan kegiatan percepatan penurunan Stunting, menyelaraskan pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat Kabupaten HSS.

Selain itu Kepala Dinas PPKBPPPA Kab. HSS juga mengatakan kegiatan diseminasi audit kasus stunting ini merupakan langkah tahapan dalam melaksanakan audit kasus stunting.

“Sebelum kegiatan diseminasi ini, kita sudah melakukan identifikasi kasus stunting kemudian kita menentukan lokus, kita mengambil lokus di wilayah Puskesmas Sungai Raya, karena untuk data e-PPGBM per 18 Agustus 2022 prevalensi stunting paling tinggi adalah di wilayah Puskesmas Sungai Raya” kata Kadis PPKBPPPA.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Dinas PPKBPPPA Kab. HSS Dian Marliana, S.STP, M.Si, Kepala Bappelitbangda Kab. HSS M. Arlian Syahrial, M. Pd, Kepala Dinas PMD Kab. HSS Susilo Arianto, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Sosial Kab. HSS Nordiansyah, S. Sos, M. Si, Kepala Kemenag HSS Drs. H. M Yamani, M. Pd.I, Marnah, SKM, M.Kes selaku Tim Satgas Stunting Prov. Kalsel, Camat Sungai Raya Fathul Mushali, S.STP, Tim Pakar Audit Stunting, Tim Penggerak PKK Kab. HSS Kepala Desa Karasikan, Paring Agung dan Batangkulur serta TP PKK Desa dan seluruh instansi terkait.

 

Reporter:Amutz

Pos terkait