Masjid Al-abrar Desa Asam Menjadi Tempat Pertama Dilaksanakannya Kembali Haflah Tilawatil Qur’an

“Ini adalah salah satu upaya kita untuk terus mendengungkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, agar warga kita bisa lebih tergerak hatinya, untuk gemar membaca Al-Qur’an serta mengamalkannya. Semoga ini akan semakin mendorong kecintaan kita semua terhadap Al-Qur’an. Untuk selanjutnya kita akan terus laksanakan ini secara bergiliran, termasuk warga Daha juga sangat menantikannya” ungkapnya.

Menanggapi tentang keberadaan Masjid Al-Abrar sekaligus sambutan Ketua Pengurus, H. Achmad Fikry menyampaikan rasa terima kasihnya,”Kami sangat gembira bisa hadir kembali di sini, dan ini merupakan kali ketiga kami masuk ke Masjid Al-Abrar ini. Kami juga bersyukur masjidnya sudah menjadi lebih luas dan kokoh. Namun kalau bisa kami berpesan, agar jangan dirombak semuanya, supaya nilai-nilai sejarah terdahulu masih ada” jelasnya.

Tentang proses pembangunan masjid ini sendiri Bupati tak lupa berpesan, kalau misalnya ada yang bisa dibantu, untuk secepatnya mengajukannya ke Pemerintah Daerah, agar bisa secepatnya pula ditindaklanjuti.

Kegiatan Haflah Tilawatil Qur’an selama ini merupakan kegiatan yang telah lama dan rutin dilaksanakan secara bergilir di masjid-masjid yang ada di Kabupaten HSS, hanya dihentikan sejenak selama Covid-19 melanda.

Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Kementerian Agama HSS, Camat Sungai Raya, Para Anggota IFQOH HSS serta warga masyarakat Asam & Tamiyang. Ada satu yang unik dengan Masjid Al-Abrar ini, karena di papan namanya tertulis alamatnya adalah di Desa Asam & Desa Tamiyang, ternyata menurut penjelasan warga bahwa hal ini dikarenakan masjid ini memang tepat berdiri di tengah-tengah batas kedua desa.

 

Reporter : Amutz
Editor : Hani

Pos terkait