Pemko Banjarmasin tentu memahami kondisi saat ini. Apalagi dikawasan Lingkar Dalam Selatan, yang sering terlihat antrian truk yang panjang untuk mendapatkan BBM.
” Mereka menuntut Wali Kota punya kewenangan dan teritori wilayah. Jadi sesuai arahan pimpinan, kami mewakili keinginan para sopir akan memperjuangkan. Tapi melalui prosedur dan tahapan-tahapan. Tidak bisa langsung,” ujar Doyo
Doyo berjanji pemkot Banjarmasin akan melakukan koordinasi dan dialog bersama PT. Pertamina serta DPRD Kota Banjarmasin.
” Kita akan mendorong Pertamina untuk segera meninyikapinya. Apakah solusinya denga pengawasan ketat, atau penambahan BBM kuota khusus. Sehingga dalam waktu dekat, berangsur-angsur permasalahanya tuntas,” ujarnya.
Namun demikian, menurutnya permasalahan ini tidak serta merta cepat selesai harus melalui prosedur terlebih dahulu.
“Ini harus melalui sebuah perjuangan. Mudah-mudahan Pemko dan Pemprov sepakat berjuang membantu permasalahan ini, agar perekonomian di Kalsel berjalan lancar,” demikian Doyo.
Editor : Aditya



















