Menengok Kampung Purun Banjarbaru

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarbaru- Kampung Purun menjadi salah satu inisiasi dan komintemen pemkot Banjarbaru dalam membantu perkembangan pelaku UMKM di daerahnya.

Berjarak lebih kurang 10 km dari pusat kota Banjarbaru, Kampung Purun yang terletak di Keluraham Palam Kecamatan Cempaka ini menjadi central pembuatan anyaman Purun.

Hampir seluruh ibu- ibu di daerah ini berprofesi sebagai pengrajin Purun, tanaman liar yang tumbuh di lahan rawa.

Purun di anyam untuk diolah berbagai kerajinan tangan. Mulai dari bakul, sejenis tas yang biasa digunakan sehari-hari untuk pergi ke pasar.

Kini, dengan dukungan dari pemkot Banjarbaru, para pengrajin dapat lebih berkembang.

Di sisi produk, banyak inovasi yang mereka buat. Tak lagi hanya membuat Bakul, tetapi juga tas dengan berbagai model dan ukuran, topi, sendal, kotak tisu, wadah tumbler dan berbagai produk lainnya.

BACA JUGA:  Jaga Kondisi, Allstar Kalsel Tambah Porsi Latihan

Salasiah, salah satu pengrajin Purun di kampung ini mengungkapkan semenjak ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata oleh pemkot Banjarbaru banyak pengunjung yang datang.

” Imbasnya, produk kami banyak yang membeli dan kami makin bersemangat memproduksi anyaman purun,” ungkpanya kepada Wartaniaga beberapa waktu lalu.

Bahkan, katanya selain inovasi produk yang lebih beragam pemasarannya juga makin luas.

” Ada 4 galeri yang dibuatkan pemerintah untuk membantu pemasaran. Selain itu, kami juga dibantu pemasaran hingga ke luar daerah,” paparnya.

Dirinya mengaku bersyukur dengan kondisi saat ini terlebih lagi pasca pandemi covid-19 yang mulai ramai lagi pengunjung datang ke kampungnya.

L

Pos terkait