Peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru yang Ke-23, Bersama Kita Menjadi Juara

Ada juga produksi Kain sasirangan berbagai motif dengan kreasi border dan lukis yang inovatif, sampai-sampai Menparekraf Sandiaga Uno memuji-muji hasil karya anak banua ini.

Selain itu, adanya perubahan status Bandara Lokal menjadi Bandara Internasional Syamsudin Noor yang berada di dikota ini menguatkan keberadaan Kota Banjar Baru semakin maju dan dinamis mengikuti Kota-kota didaerah lain di Indonesia.

Memiliki tempat yang strategis dengan tanah bertekstur kuat dan kokoh sebagai pondasi dalam membangun infra struktur serta bangunan-bangunan perkantoran, pertokoan dan mall tanpa perlu adanya pengurukan yang memakan biaya yang sangat besar.

Penataan kota termasuk merenovasi kembali ikon-ikon kota seperti pembangunan Komet, Pasar Minggu Raya, Pemugaran dan renovasi Mess L, Pasar Tradisional Moderen (Pasar Bauntung), munculnya berbagai wisata kuliner, kampung tematik.

Kampung Pejabat/kampung para penjual jamu loktabat, Kampung Pelangi dan Kuliner Kampung Pelangi , Kampung Purun (Pembuat Kerajinan Purun) dan berbagai macam kerajinan kreatif dibawah bimbingan Dekranasda dengan memanfaatkan Bangunan Mess L hingga go Internasional.

Berbagai inovasi dan prestasi kerap diperoleh kota Banjarbaru dengan Slogan Kota Juara, Maju, Agamis dan Sejahtera. Tidak kurang dari 28 penghargaan baik tingkat Provinsi maupun Nasional diperoleh oleh pasangan Aditya dan Wartono sejak diambil sumpah 26 Pebruari 2021 tahun lalu.

“Dengan semangat kebersamaan, mari kita semua bersama-sama berusaha, berinovasi dan mempersembahkan kemampuan yang kita miliki pada kota Banjarbaru yang kita cintai agar terwujudnya Banjarbaru yang Juara di Nasional maupun Internasional,”ujar Aditya.

Pos terkait