Ustad Sahlipani menambahkan, sebelum mereka diterjunkan para santri telah diberikan pembekalan dan pelatihan selama dua hari dengan materi yang diberikan seperti public speking, fiqih khutbah, fiqih imam dan lain-lain.
Sementara daerah yang menjadi lokus dakwah yakni desa Durian Bungkuk Tanah Laut, Desa Patikalain HST ( Bina Muallaf), Desa Tampa Bartim Kalteng (Bina Muallaf) dan Desa Kamawakan Loksado serta sejumlah TPA/TPQ dan Mushollah AUM Muhammadiyah di Kabupaten HSU.
Mudir MBS Nurul Amin Ustad Khairiyadi, S.Pd.MPd mengutarakan rasa syukurnya karena program santri mengabdi tetap bisa dilaksanakan seperti tahun lalu, Ustad Khairiyadi juga menyampaikan terima kasihnya kepada para asatid, khususnya para tokoh persyarikatan yang desa dan lembaganya menjadi lokus pembelajaran dan pengabdian bagi santri atas kerjasama dan dukungannya sehingga program santri bisa dilaksanakan.
Ustad Khairiyadi juga berharap agar anak-anak santrinya tetap diberikan bimbingan dan arahan, karena mereka pada dasarnya juga masih tahap pembelajaran, sehingga apabila terdapat kekurangan agar bisa dimaklumi dan diberikan bimbingan.
Di akhir sambutannya ia berpesan kepada para santri agar menjaga kesehatan dengan baik, menjaga nama baik diri dan pesantren, serta menjaga akhlak dalam setiap aktivitas di tengah-tengah masyarakat. humas MBS NA.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Hani



















