Kelola Keuangan Dikala Ramadhan

  • Whatsapp
L

2. Utamakan kebutuhan, bukan keinginan
Berpuasa melatih untuk menahan hawa nafsu. Bukan hanya lapar dan haus, tapi juga lainnya, termasuk keinginan berbelanja di luar kebutuhan utama. Memang agak sulit sih, apalagi biasanya banyak penawaran diskon besar-besaran baik di offline maupun online store. Memanfaatkan diskon memang sah-sah saja, tapi pastikan untuk membeli kebutuhan Ramadhan. Jangan sampai tergiur untuk membeli keinginan semata yang membuat kantong jadi terkuras.

3. Kelompokkan pengeluaran antara bulan Ramadan dengan Hari Raya
Pengeluaran selama bulan Ramadhan dan Hari Raya harus dikelompokkan. Jika kebutuhan Ramadhan biasanya fokus untuk kebutuhan pokok sehari-hari (khususnya untuk sahur dan berbuka), maka lain halnya dengan Hari Raya.
Biasanya orang dewasa yang sudah bekerja akan menyiapkan hadiah atau Tunjangan Hari Raya (THR) untuk orang tua, saudara terdekat hingga ponakan. Tak lupa juga kue lebaran sebagai tradisi di Hari Raya yang perlu disiapkan, namun tentu tetap ingat untuk mengontrolnya alias jangan terlalu berlebihan. Sedangkan untuk membeli pakaian baru, ini bukanlah hal wajib jadi jika tidak terlalu membutuhkan, maka lebih baik untuk menunda membeli.

BACA JUGA:  6 Keuntungan Memiliki Bisnis Online

4. Buat daftar menu sahur dan berbuka
Agar tidak bingung dalam membuat rencana keuangan, maka buatlah daftar menu sahur dan berbuka selama Ramadan. Apalagi kini di tengah pandemi Covid-19, memasak di rumah akan sangat membantu untuk menghemat pengeluaran khususnya untuk anggaran berbuka puasa di luar. Jika bingung, dapat mencari menu apa saja yang ingin kamu buat di internet agar mempermudah membuat daftar bahan makanan apa saja yang diperlukan.

Pos terkait