Dirjen Holtikultura, Pasar Murah Ramadhan 1443 H Bantu Ketahanan Pangan Masyarakat

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Dirjen Holtikultura Kementrian Pertanian RI bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pasar Murah Ramadhan 1443H.

Bertempat di halaman Kantor Dinas Pertanian Provinsi Kalsel pasar murah Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1443 H digelar. Sebanyak 36 Tenda yang terdiri dari penjualan sembako, gula, beras, minyak serta berbagai macam sayuran dan buah-buahan turut meramaikan pasar Murah tersebut.

Dr Ir Prihasto Setyanto Dirjen Holtikultura mengatakan bahwa H-10 dan H-5 pejabat Dirjen Kementrian turun kelapangan untuk mengintervensi agar ketersediaan pangan tercukupi, apalagi menjelang lebaran.

“Kami dan seluruh Dirjen Kementrian Pertanian menjaga ketersediaan pangan di 34 Provinsi, termasuk Kalimantan Selatan dengan menggelar pasar murah hari ini,”ungkapnya.

Pantauan di Kalsel masih aman dan terkendali lanjutnya, apalagi wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru merupakan barometer untuk daerah kabupaten kota lainnya di Kalimantan Selatan, Sabtu (23/4).

“Insya Allah ketersediaan bahan pokok terutama sembako dalam 3/4 bulan kedepan aman dan terkendali apalagi pemerintah bersama penegak hukum, TNI-Polri dan Kejaksaan mengawal sehingga terlaksana acara pada hari ini,”bebernya.

Meskipun dibeberapa komuditas masih devisit, seperti Bawang Merah, Cabe Besar, Cabe Rawit yang masih disuply dari daerah lain. Tetapi sering dengan waktu, pertanian di Kalsel terus digalakkan, sehingga para petani akan lebih produktif.

“Dengan devisit dari beberapa komuditas tersebut, menjadi sebuah peluang bagi para petani atau pengusaha dalam menjalankan bisnis pangan ini berpeluang besar dalam meningkatkan penghasilan. Akhirnya akan lahir swasembada pangan untuk mencukupi kekurangan itu,”pungkasnya.

Dikesempatan yang sama Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakilil Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalsel Ir H Syaiful Azhari SE ME mengatakan bahwa penomena kenaikan harga barang disaat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri adalah hal biasa karena meningkatnya permintaan.

“Dengan adanya pasar murah ini sangat tepat dilakukan, selain memutus pasokan utama juga memudahkan masyarakat dalam penyediaan harga yang terjangkau. Selain itu, berdampak pada kestabilan harga sembako dipasaran,”tandasnya.

Sementara itu, Ir H Syamsir Rahman Msi Kepala Dinas TPH Kalsel kegiatan pasar Murah ini dilakukan adalah untuk memutus rantai pasokan bahan pokok serta membantu masyarakat dalam menghadapi lebaran.

“Hari ini kita mengadakan pasar paling murah di depan kantor TPH dengan harga dibawah harga standar, ini kita substitusi bekerjasama dengan kementan. Tujuannya adalah membantu rakyat dalam bulan Ramadhan dan menghadapi Lebaran,”paparnya.

Selain mengadakan pasar murah, sekaligus bantuan untuk anak yatim dan tunanetra. Semua ini dilakukan untuk membantu kesejahteraan masyarakat di bulan yang penuh berkah ini.

“Semoga gelar pangan murah dan langkah serta niat baik kita diberkahi Allah SWT serta dimudahkanNya dalam segala urusan,”tutupnya.

Begitu pula Imam Subarkah Kepala Perwakilan BI Kalsel menyambut baik kegiatan pasar murah ini.

“Kegiatan ini sangat baik untuk menjaga kecukupan supply pangan di mayarakat. Beberapa komoditi dengan harga tinggi seperti gula, minyak, beras bisa di dapatkan dengan harga terjangkau dan tentunya lebih murah,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait