Pemilihan pelatihan smart farming tak terlepas dari arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) yanh mengatakan smart farming merupakan sistem pertanian berbasis teknologi yang bisa membantu petani meningkatkan hasil panen secara kuantitas dan kualitas.
“ToT smart farming adalah upaya menembus langit dan ToT ini tidak boleh gagal karena memperlihatkan perubahan paradigma dan transformasi pertanian dari cara-cara tradisional ke modern,” ujar siaran persnya beberapa waktu lalu.
Adapun materi yang di dapat diantaranya: Pengenalan Smart dan Precision farming, Survey Lahan dan Pemetaan, Desain Lahan untuk Smart Farming, Standar Operasional Prosedur (SOP), Thresshold Sensor Budidaya, Aktifitas Budidaya, Kalender Budidaya, Daftar Kebutuhan Kebun dan Hama Penyakit, Daftar Kebutuhan Kebun dan Hama Penyakit, Heatmap Kebun budidaya, Heatmap Kebun budidaya, System Kerja kebun, Budidaya, dan terakhir System Smart Farming.
Sumber : Tim ekpos smkppn Banjarbaru



















