Wartaniaga.com, Rantau – Keseriusan TNI dalam mendukung program Pemerintah terkait ketahanan pangan Nasional diwujudkan Kodim 1010/Tapin dengan menggarap lahan Integrated Farming System (IFS) yang berada di Desa Bitahan Baru, Kecamatan Lokpaikat.
IFS disebut juga Sistem Pertanian Terpadu ini merupakan sistem yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan
Seperti yang dilakukan anggota Kodim 1010/Tapin dalam merawat lahan Integrated Farming System (IFS), yaitu dengan membersihkan rumput liar atau gulma disekitar tanaman, Selasa (18/1/2022).
Pasiter Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf Yanto mengatakan bahwa, perawatan lahan dilakukan secara rutin, yang mana di lahan IFS ini ditanami pohon cabai yang membutuhkan perawatan ekstra.
Dia menambahkan bahwa, perawatan setelah pembersihan tanaman liar tersebut dimulai dari penyemaian bibit, penanaman, pemupukan hingga masa panen tiba nanti.
“Ketahanan pangan ini juga merupakan program komando atas dalam hal ini Kodam VI/Mulawarman, yang berinisiasi mengembangkan dengan sistem IFS,”ujar Kapten Yanto selaku koordinator pengerjaan lahan dengan sistem ini.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa sistem IFS ini dilakukan dengan menggabungkan dari pertanian, peternakan, serta perikanan. Sehingga diharapkan dengan sistem ini produktifitas lahan semakin meningkat.
Untuk diketahui, Kodim 1010/Tapin memiliki luas lahan IFS sekitar 0,25 hektare, yang digarap bersama masyarakat setempat dan pihak ketiga yaitu PT Hasnur Riung Sinergi (HRS).
Editor : Eddy Dharmawan




















