PAD Kabupaten HSU Menurun: Ini Langkah yang Ditempuh

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK menilai berkurangnya estimasi target pendapatan pada Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Lain-lain.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni sekitar 16,88 persen bila dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2021, menjadi salah satu alasan penurunan PAD Kabupaten HSU.

Demikian apa yang diungkapkan Bupati Wahid saat Rapat Paripurna DPRD HSU dalam agenda
Penyampaian Jawaban Kepala Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas diajukannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)Tahun Anggaran 2022 Kabupaten HSU.

Lebih lanjut, Dalam Penyampaian Jawaban Kepala Daerah tersebut Wahid mengatakan bahwasanya setelah menyimak dan mempelajari isi dari Pemandangan Umum yang disampaikan masing-masing Fraksi DPRD.

BACA JUGA:  Organisasi Uber Rezeki Bagi Bagi Hadiah Kepada Peserta Expo Tala

“PAD mengalami penurunan dengan estimasi sekitar 16,88 persen bila dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2021,” jelas Bupati Wahid

Sedangkan pada Pendapatan Transfer, Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat, dan Pendapatan Transfer antar Daerah, mengalami penurunan dengan estimasi sekitar 1,52 persen.

“Penurunan target pada kelompok Pendapatan Asli Daerah, disebabkan berkurangnya estimasi target pendapatan pada: Pajak Daerah, yakni turun sebesar 10,47 persen- Retribusi Daerah, yakni turun sebesar 17,44 persen : dan – Lain-lain PAD yang sah, yakni turun sebesar 20,39 persen,” Bebernya

Sedangkan pada Pendapatan Transfer, Lanjutnya, penurunan target terjadi pada Pendapatan Transfer antar Daerah, yakni sebesar 1,52 persen

Sementara, menanggapi pertanyaan Fraksi Dewan, terkait dengan upaya konkret Pemkab HSU yang akan dilakukan dalam meningkatkan Pendapatan Daerah tersebut, Bupati Wahid menyebut dalam upaya meningkatkan Pendapatan Daerah, khususnya PAD yang bersumber dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

BACA JUGA:  Wabup HSS Berjanji Terus Mendukung Pembinaan Atlet Esport

Pemkab HSU melalui BP2IRD akan selalu berupaya disamping melaksanakan sosialisasi secara terus menerus dan penagihan secara intensif kepada Wajib Pajak, juga telah mengupayakan Pemasangan Alat Perekam Transaksi (Tapping Box) pada hotel-hotel, restoran dan rumah makan, sehingga potensi pajak dapat digali semaksimal mungkin, serta mengupayakan penyesuaian tarif retribusi dengan kondisi atau perkembangan ekonomi masyarakat sekarang.

“Saat ini, Pemkab juga sudah mengunakan Sistem Teknologi Infomasi dengan menyediakan System/Aplikasi SIMPATDA yang berbasis web, yang dapat diakses dimanapun sehingga memberikan kemudahan bagi Wajib Pajak dan Wajib Retribusi dalam melakukan Pendaftaran serta Pembayaran Pajak dan Retribusi, juga Penyetoran secara secara online langsung ke Kas Daerah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Hindari Denda, Diminta WP Setor Sebelum Tempo

Selain itu, Pemerintah Daerah juga selalu mengupayakan pengalian Potensi penerimaan daerah, khususnya sektor Pajak dan Retribusi Daerah, misalnya dengan mengembangkan Potensi Objek Wisata.

Reporter: Darma
Editor: Aditya

L

Pos terkait