Pembukaan Jembatan Alalak Jangan Korbankan Kepentingan Warga untuk Seremonial

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Sudah menunggu sekitar tiga tahun lepas dari kemacetan di kawasan Handil Bakti Batola, nampaknya masih belum cukup bagi warga karena hingga saat ini jembatan Alalak belum juga bisa dilalui sebelum dibuka secara seremonial.

Warga nampaknya sudah cukup gerah karena pembangunan jembatan belum juga selesai sampai waktu yang ditargetkan untuk dibuka kembali, padahal pembangunannya sempat tertunda dimana awalnya hanya ditarget 2 tahun pembangunan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK meminta Jembatan Alalak 1 bisa segera dibuka untuk umum dengan armada transportasi yang terbatas.

Menurutnya agar jembatan tersebut bisa dilintasi maka Gubernur Kalsel harus segera meresmikan karena peresmian bersama dengan Presiden RI belum bisa dipastikan mengingat jadwal yang padat.

BACA JUGA:  Polda Kalsel Gelar Pelatihan SAR Tanggap Darurat Bencana

Hal ini juga menindak lanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada Ketua DPRD Kalsel yang mendesak agar jembatan tersebut dibuka saja untuk mengurai kemacetan sekaligus memperlancar jalur distribusi.

“Kita sarankan dibuka untuk transportasi roda dua saja dulu, kalau roda empat tetap menggunakan jalur yang lama,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Supian HK menyampaikan satu atau dua hari kedepan akan melakukan koordinasi dengan Balai Jalan. “Kalau juga harus menunggu Presiden kita usulkan tetap dibuka sebagian untuk pengguna sepeda motor saja,” terangnya.

Dengan dibukanya Jembatan Alalak 1 ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dan menghindari adanya kesenjangan sosial yang baru-baru ini santer dikabarkan dimana komunitas moge yang leluasa menggunakan jembatan yang belum dibuka untuk umum.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Kalsel Bangga Wawasan Anggota KPPS

Hal senada disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mawardi yang mengatakan memang sebaiknya jembatan tersebut dibuka saja untuk kenyamanan arus lalu lintas. “Secara seremonial memang jembatan itu belum diresmikan , namun informasi dari Balai Jalan serah terima sudah dilakukan 15 September,” ucapnya.

Ia menyarankan sebelum jembatan tersebut diresmikan maka sebaiknya harus ditutup dulu untuk dilakukan sterilisasi. “Kalau mau peresmian ada baiknya ditutup dan disterilkan terlebih dulu,” ucapnya.

Editor : Ahmad Yani

L

Pos terkait