“Sebagai entitas bisnis daerah, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk berkontribusi terhadap daerah, salah satunya adalah dengan turut berperan menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.
Ia mengatakan, program ini secara resmi kami galakkan sejak hari ini sekaligus menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni.
Selanjutnya, Kepala Divisi Corporate Secretary, Suriadi, mengutarakan harapannya untuk kesuksesan dari program #KRLbankkalsel dalam rangka #MenujuBanuaLestari serta memproklamirkan Bank Kalsel sebagai “Green Banking”.
“Menjadi ‘Green Banking’ sebagai bank yang peduli lingkungan, merupakan tujuan kami
meluncurkan program #KRLbankkalsel.
Program ini selanjutnya diterjemahkan dalam beberapa sub program, diantaranya pengurangan penggunaan kantong plastik (Say No To Plastic), penerapan tempat sampah pilah (Pilah & Olah), dan penghematan sumber daya listrik dan air (Save Energy & Water).
Tentunya tidak hanya terbatas pada itu saja, berbagai sub program akan terus pihaknya lakukan dalam rangka mendukung aktivitas pelestarian lingkungan.
Sub program pertama yang akan dilakukan adalah pengurangan penggunaan kantong plastik (Say No To Plastic).
Atas hal ini, Bank Kalsel akan memberlakukan pembatasan penggunaan kantong plastik dalam melakukan aktivitas transaksi di jaringan Kantor Bank Kalsel.
Ade Fitria, Staf Keberlanjutan Perusahaan Divisi Corporate Secretary Bank Kalsel yang bertindak sebagai koordinator program, menjelaskan bahwa Bank Kalsel dalam memberikan pelayanannya kepada nasabah tidak lagi menyediakan kantong, khususnya kantong plastik. Nasabah diharapkan untuk membawa kantong/tas milik pribadi.




















