Nusantara Politica Bukan Anggota Persepi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Lembaga survei Nusantara Politica disebut tidak terdaftar di lembaga Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia ( Persepi). Hal ini diungkapkan Ketua Biro Hukum dan Sekretaris Dewan Etik Persepi, Andi Syafrani.

Menurutnya terdapat 42 lembaga survei yang menjadi anggota Persepi, namun Nusantara Politica bukan bagian dari organisasi ini.

Andi Syafrani angkat bicara, karena hasil survei yang dikeluarkan oleh Survei Nusantara Politica diduga melanggar kaidah riset dan etika.

Dikatakannya, Persepi merupakan sebuah asosiasi berbadan hukum yang menaungi lembaga-lembaga survei di Indonesia.

Saat ini PERSEPI dipimpin oleh Philips J Vermonte, Ph D, yang juga memimpin CSIS dan Dekan Fisip Universitas Islam Internasional Indonesia.
Kemudian, adapun Nusantara Politica bukanlah anggota Persepi.

BACA JUGA:  Satgas Covid-19: Vaksinasi Wartawan akan Diperhatikan

Maka dari itu, ia menilai bahwa menurut hukum, lembaga survei diwajibkan mendaftar ke KPU setempat untuk mengumumkan hasil survei dan melaksanakan quick count.

“Jika tidak, maka KPU dapat memberikan sanksi kepada lembaga tersebut secara administratif,” ungkapnya.

Di sisi lain, jika lembaga survei tidak menjadi anggota dari asosiasi, maka akan menjadi objek langsung KPU setempat untuk memeriksa, jika ada aduan terkait pelanggaran administrasi dan etik yang dilakukan lembaga tersebut.

Dan jika ditemukan ada dugaan  pelanggaran etik dan kaidah ilmiah, maka KPU dapat membentuk mahkamah etik yang terdiri dari KPU, pakar, dan tokoh masyarakat yang independen.

“Untuk menilai dan menentukan dugaan pelanggaran etika dan kaidah riset ilmiah,” paparnya.

BACA JUGA:  DKI Siapkan Puluhan Sekolah Jadi Ruang Isolasi Pasien Corona

Dalam survei yang dilakukan oleh Nusantara Politica Research & Consulting, diketahui bahwa hasil PSU pilkada Kalimantan Selatan ( Kalsel) dimenangkan oleh kubu nomor urut 02, Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Rinciannya sebanyak 39,41 persen untuk paslon nomor urut 01, Sahbirin Noor-Muhidin. Kemudian, sebanyak 48,85 persen untuk nomor urut 02, Denny Indrayana-Difriadi Darjat. Sedangkan 11,74 persen sisanya menutup diri alias rahasia.

Editor : Aditya

Pos terkait