Tahap 4, BRI Amuntai- Peringin Salurkan 369 Bantuan untuk Pelaku Usaha Mikro

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin – Pemerintah Pusat melalui Depertemen Koperasi dan Perdagangan Republik Indonesia bekerjasama dengan pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) pemerintah dengan jenis Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tahap ke-4 kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Supervisor Operasional BRI Cabang Pembantu Amuntai-Balangan, Rustam mengatakan, menyalurkan BLT BPUM ini merupakan bantuan dari depertemen koperasi dan perdagangan RI untuk para pelaku UKM. Dan dalam hal ini pihaknya menerima sebanyak 369 rekening dari pusat dan akan disalurkan dalam waktu tiga bulan.

“Kita BRI cuma menyalurkan BPUM bantuan dari Departemen Koperasi dan Perdagangan, jadi kita dapat bantuan pemerintah sudah ada rekening dari Jakarta, setelah ditentukan rekening, kita akan verifikasi dan hasil data di Jakarta akan di cek di E-form BRI, kalaunya sudah berhak kita akan terbitkan buku dan kita bayar,” ujarnya, Senin (19/4)

BACA JUGA:  Sukamta Lantik 98 Pejabat di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanah Laut

Ia melanjutkan, ditahap ke-4 ini para pelaku UKM yang berhak menerima akan medapat bantuan tunai dari pemerintah senilai Rp. 1,2 juta untuk masing-masing orang.

“Kalaunya kita di sini dapatnya 369 rekening, yang paling banyak mendapat itu di Kecamatan Awayan, tapi karena kan BRI sudah online jadi dari Awayan, dari mana-mana, bahkan Kabupaten lain pun tetap bisa kita bayar, jadi tidak masalah tidak harus per post dengan catatan menunjukkan berkas persyaratan yang harus dilengkapi,” ucapnya

Kemudian, lanjutnya dalam hal masih suasana pandemi Covid-19, untuk menghindari terjadi klaster baru atau menimbulkan sifat yang bentuknya menyebabkan kerumunan, pihaknya adakan batas penyaluran dalam waktu perharinya, yaitu hanya akan menerima maksimal 50 orang setiap harinya.

BACA JUGA:  JMSI Kalsel Kunjungi Diskominfo HSS

“Kita hanya sebagai penyalur, yang kita bayar setiap hari ada berbatas yaitu 50 orang, untuk menghindari terjadinya kerumunan, jadi kita beri jatah per hari itu 50 orang,” Pungkasnya

Sementara itu, Jumaidah (40) warga Desa Badalungga Kecamatan Awayan sebagai salah satu penerima manfaat mengaku, dirinya menerima bantuan ini untuk yang kedua kalinya

“Alhamdulillah dengan Adanya bantuan ini sangat membantu, dan uangnya saya gunakan untuk modal jualan Nasi kuning di depan rumah,” pungkasnya.

Reporter : Siti Nur Jannah

Editor :Rolly Supriadi

L

Pos terkait